Sumbawa, Bintangtv.id— Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumbawa memperkuat kolaborasi dengan TP PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Program PINTAR. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan yang dilakukan Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Jarot, SE, bersama Ketua TP PKK Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal.
Penandatanganan berlangsung di Ballroom Bank NTB Syariah, Mataram, dalam rangkaian Puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026, yang digelar pada 4–5 September 2026 lalu.
Program PINTAR menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat gerakan pemberdayaan keluarga melalui pemetaan berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Pemetaan dilakukan mulai dari tingkat keluarga hingga lingkungan, sehingga kebutuhan masyarakat dapat diidentifikasi secara lebih dini dan menjadi dasar dalam menentukan intervensi yang tepat.
Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Jarot, saat diwawancara Bintangtv.id, Rabu (9/9/2026), mengatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen TP PKK Sumbawa untuk mendukung sekaligus menindaklanjuti pelaksanaan Program PINTAR di Kabupaten Sumbawa.
Menurutnya, pemetaan persoalan dari tingkat keluarga sangat penting karena keluarga merupakan unit terkecil masyarakat sekaligus fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Program PINTAR ini sangat penting karena membantu kita memetakan berbagai persoalan yang ada di masyarakat, dimulai dari keluarga sampai lingkungan. Dengan data dan pemetaan yang baik, kita dapat mengetahui kebutuhan masyarakat secara lebih tepat dan menentukan langkah yang sesuai,” ujarnya.
Ia menegaskan, TP PKK memiliki modal kuat untuk menjalankan program tersebut karena kader PKK bersentuhan langsung dengan masyarakat. Jaringan kader mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan hingga kelompok dasawisma dinilai memiliki peran strategis dalam mengidentifikasi kondisi dan kebutuhan keluarga.
“TP PKK Kabupaten Sumbawa siap bersinergi dan berkolaborasi dalam pelaksanaan Program PINTAR. Kami akan mendorong agar kader-kader PKK dapat berperan aktif dalam proses pemetaan sehingga informasi yang diperoleh benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat di lapangan,” tambahnya.
Melalui program tersebut, hasil pemetaan diharapkan tidak berhenti pada pengumpulan informasi, tetapi dapat menjadi bahan masukan dalam penyusunan program pemberdayaan keluarga yang lebih tepat sasaran.
Kolaborasi antara TP PKK dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan juga akan diperkuat agar persoalan yang ditemukan di tingkat keluarga maupun lingkungan dapat segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kebutuhan.
Puncak HKG PKK ke-54 Tahun 2026 menjadi momentum bagi TP PKK se-NTB untuk memperkuat konsolidasi dan menyatukan langkah dalam mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Dengan ditandatanganinya kerja sama Program PINTAR, TP PKK Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk membangun gerakan pemberdayaan keluarga yang lebih responsif, berbasis data dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Program ini diharapkan mampu mendorong lahirnya langkah-langkah nyata dan kolaboratif dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan keluarga menuju masyarakat Sumbawa yang semakin berdaya dan sejahtera. (01)












