Parlemen

Kunjungan Kerja Komisi II DPRD Sumbawa ke Bapenda Surabaya Bahas Optimalisasi PAD dan Digitalisasi Pendapatan

355
×

Kunjungan Kerja Komisi II DPRD Sumbawa ke Bapenda Surabaya Bahas Optimalisasi PAD dan Digitalisasi Pendapatan

Sebarkan artikel ini

Surabaya, Bintangtv.id – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya terkait “Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Sektor PBB P2 dan Digitalisasi Pendapatan Daerah”. (05/08/2025).

Rombongan dipimpin Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, dan Wakil Ketua II, Gitta Liesbano, SH., M.Kn., bersama Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD, serta pendamping dari Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa.

iklan

Kunjungan diterima langsung oleh Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Pajak Hotel, Restoran, PPJ, Parkir, Reklame, Hiburan, dan Air Tanah Bapenda Kota Surabaya, M.R.R. Ekkie Noorisma A., S.E. Dalam pertemuan tersebut, dibahas strategi Surabaya dalam memaksimalkan PAD melalui digitalisasi, yang terbukti meningkatkan efisiensi pemungutan pajak sekaligus pelayanan kepada masyarakat.

Kunjungan ini diharapkan memberi masukan berharga bagi Kabupaten Sumbawa untuk mengadopsi sistem digitalisasi serupa, sehingga mampu meningkatkan penerimaan daerah dan memperkuat pelayanan publik.

Pihak Bapenda Surabaya juga menyatakan siap berkolaborasi dan memberikan pendampingan bagi daerah lain yang ingin menerapkan sistem tersebut.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, menyampaikan bahwa kunjungan kerja Komisi II ke Bapenda Kota Surabaya menjadi kesempatan penting untuk belajar dari keberhasilan Surabaya dalam mengoptimalkan PAD melalui sistem digitalisasi.

Menurutnya, penerapan digitalisasi di sektor pajak, khususnya PBB P2, dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi pemungutan, meminimalkan kebocoran, serta mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

“Harapannya, hasil kunjungan ini bisa segera diimplementasikan di Kabupaten Sumbawa, sehingga potensi PAD dapat tergali maksimal dan pelayanan publik semakin baik. Kami ingin Sumbawa bisa mengadopsi praktik-praktik terbaik yang sudah terbukti berhasil di Surabaya,” ujarnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *