Umum

DLH KSB Layangkan Teguran Lisan ke PT. Vektor atas Dugaan Buang Limbah di TPA Sekongkang Atas

179
×

DLH KSB Layangkan Teguran Lisan ke PT. Vektor atas Dugaan Buang Limbah di TPA Sekongkang Atas

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Barat, Bintangtv.id — Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa Barat (DLH KSB) mengambil langkah tegas terhadap dugaan pelanggaran lingkungan yang dilakukan oleh PT. Vektor Utama Indonesia. Perusahaan tersebut diduga membuang limbah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sekongkang Atas, yang semestinya hanya diperuntukkan bagi sampah domestik masyarakat.

 

iklan

Kepala DLH KSB, Aku Nur Rahmadin, S.Pd., M.M.Inov., mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memanggil manajemen PT. Vektor untuk memberikan klarifikasi terkait laporan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan mengakui telah membuang sampah ke TPA tersebut.

 

“Sudah kami panggil PT. Vektor terkait dugaan pembuangan sampah di TPA Sekongkang Atas, dan pihak manajemen mengakui perbuatan tersebut. Dari itu, kami layangkan teguran secara lisan. Bila teguran ini tidak diindahkan, kami akan lanjutkan dengan teguran secara tertulis,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/6/2025).

 

Menurut Aku Nur Rahmadin, perusahaan tidak diperbolehkan membuang limbah operasional ke TPA umum. Ia menegaskan bahwa sesuai regulasi pengelolaan lingkungan hidup, setiap perusahaan wajib memiliki sistem pengelolaan dan tempat pembuangan sampah mandiri.

 

“Perusahaan seharusnya memiliki tempat pembuangan dan pengelolaan sampah sendiri. TPA umum bukan tempat sampah industri atau komersial. Ini sudah diatur dalam regulasi pengelolaan lingkungan hidup,” tambahnya.

 

DLH KSB juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lingkungan hidup, terutama bagi perusahaan yang beroperasi di wilayah lingkar tambang. Limbah industri dinilai memiliki potensi dampak lingkungan yang jauh lebih besar dan berbahaya jika tidak dikelola dengan benar.

Tindakan DLH KSB ini menjadi sinyal peringatan bagi seluruh perusahaan di wilayah Sumbawa Barat agar tidak main-main dalam urusan lingkungan. Publik kini menantikan langkah lanjutan dari pihak berwenang untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Masyarakat berharap kasus PT. Vektor Utama Indonesia dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak, agar senantiasa mengedepankan tanggung jawab terhadap keberlanjutan dan kelestarian lingkungan hidup. (02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *