Headline

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca NTB untuk Tiga Hari ke Depan

559
×

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca NTB untuk Tiga Hari ke Depan

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Zainuddin Abdul Madjid mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) selama tiga hari ke depan, mulai 30 Januari hingga 1 Februari 2025.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa Besar, Samriyanto, pada Kamis (30/01/2025), merinci daerah-daerah yang diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang berpotensi disertai petir dan angin kencang.

iklan

Tanggal 30 Januari 2025, Kota Mataram, Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Sumbawa, Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, Kota Bima.

Tanggal 30 Januari 2025, Kota Mataram, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu.

Tanggal 1 Februari 2025, Kota Mataram, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Kabupaten Bima dan Kota Bima.

BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap dampak cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan bencana seperti banjir, tanah longsor, genangan air, angin kencang, petir, serta berkurangnya jarak pandang.

“Selain itu, potensi kerusakan seperti robohnya baliho dan pohon tumbang juga perlu diantisipasi,” katanya.

Bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan, serta masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir, BMKG juga mengingatkan adanya potensi gelombang tinggi hingga 2 meter di beberapa perairan, antara lain, Perairan Utara dan Selatan Pulau Lombok, Selat Alas bagian selatan, Perairan Utara dan Selatan Pulau Sumbawa.

“Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG melalui kanal resmi agar dapat mengambil langkah antisipasi guna menghindari risiko yang lebih besar akibat kondisi cuaca yang tidak menentu,” pungkasnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *