Politik pemerintahan

Ketua TP PKK Sumbawa Buka Pelatihan Monitoring dan Evaluasi Program CERAH, Perkuat Pengawasan Dampak Kegiatan

7
×

Ketua TP PKK Sumbawa Buka Pelatihan Monitoring dan Evaluasi Program CERAH, Perkuat Pengawasan Dampak Kegiatan

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, membuka Pelatihan Monitoring dan Evaluasi Program CERAH (Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Keberlanjutan) di Aula Sekretariat TP PKK Kabupaten Sumbawa, Senin (19/10/2026).

 

iklan

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas organisasi perempuan, penyandang disabilitas, dan generasi muda dalam memastikan program pelestarian lingkungan berjalan efektif dan berkelanjutan.

 

Dalam sambutannya, Hj. Ida Fitria, menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi tidak sekadar menjadi pemenuhan administrasi, tetapi merupakan instrumen untuk mengukur keberhasilan program, mengidentifikasi kendala, serta memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

 

Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup diukur dari jumlah kegiatan yang terlaksana, melainkan dari perubahan nyata yang dihasilkan, seperti terjaganya sumber air, pulihnya lahan kritis, dan meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

 

Ia juga menekankan pentingnya pelibatan perempuan, penyandang disabilitas, dan generasi muda dalam setiap tahapan program, termasuk memberikan ruang bagi mereka untuk menyampaikan pendapat dan ikut menentukan langkah perbaikan.

 

“Jangan sampai masyarakat hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi tidak pernah menjadi bagian dari pengambilan keputusan. Dalam monitoring dan evaluasi, suara mereka harus didengar,” tegasnya.

 

Hj. Ida Fitria turut menyoroti tantangan lingkungan di Kabupaten Sumbawa. Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat sekitar 45.054 hektare lahan sangat kritis dan 113.564 hektare lahan kritis yang membutuhkan penanganan serius. Kondisi ini memperkuat pentingnya pengelolaan air dan lahan secara berkelanjutan.

 

Program CERAH yang berkolaborasi dengan Yayasan Plan International Indonesia dan para mitra dinilai sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Sumbawa, yakni Sumbawa Hijau Lestari.

 

Sementara itu, Project Coordinator CERAH NTB, Abdul Rohman, menjelaskan bahwa pelatihan berlangsung selama dua hari, 19–20 Oktober 2026, dengan menghadirkan narasumber dari pemerintah daerah dan Universitas Samawa (UNSA).

 

Ia mengatakan, pelatihan tersebut membekali peserta dengan pemahaman mengenai rencana kegiatan lapangan, kebutuhan biaya, serta data yang harus dihimpun sebelum program dilaksanakan.

 

“Melalui kegiatan ini, peserta mempersiapkan berbagai kebutuhan monitoring dan evaluasi, termasuk rencana kegiatan dan anggaran yang dibutuhkan di lapangan,” jelasnya.

 

Setelah pelatihan, peserta akan melaksanakan kegiatan lapangan yang berfokus pada pelestarian lingkungan, penanganan lahan kritis, dan pemanfaatan air secara berkelanjutan.

 

Melalui pelatihan ini, TP PKK Kabupaten Sumbawa berharap pelaksanaan Program CERAH semakin terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran perempuan, penyandang disabilitas, dan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Sumbawa. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *