Umum

51 Wartawan se-Pulau Sumbawa Mulai Ikuti OKK PWI, Perkuat Kompetensi dan Etika Jurnalistik

7
×

51 Wartawan se-Pulau Sumbawa Mulai Ikuti OKK PWI, Perkuat Kompetensi dan Etika Jurnalistik

Sebarkan artikel ini

SUMBAWA, Bintangtv.id – Sebanyak 51 wartawan dari berbagai wilayah di Pulau Sumbawa mulai mengikuti kegiatan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) se-Pulau Sumbawa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman wartawan terhadap organisasi profesi, kode etik jurnalistik, serta tanggung jawab dalam menyajikan informasi kepada masyarakat.

 

iklan

Kegiatan yang diselenggarakan PWI Kabupaten Sumbawa tersebut berlangsung selama dua hari, 24–25 Oktober 2026, bertempat di Aula Lantai III Kantor Bupati Sumbawa.

 

Puluhan peserta mengikuti kegiatan ini sebagai langkah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai dunia kewartawanan, termasuk prinsip profesionalisme, independensi, akurasi, dan keberimbangan dalam pemberitaan.

 

OKK merupakan salah satu tahapan penting bagi wartawan untuk mengenal lebih jauh organisasi PWI, sejarah perjuangan pers, serta nilai-nilai yang menjadi landasan dalam menjalankan profesi jurnalistik.

 

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami kedudukan dan peran organisasi, tetapi juga semakin menyadari tanggung jawab moral dan profesional dalam setiap karya jurnalistik yang dihasilkan.

 

Di tengah perkembangan teknologi informasi dan pesatnya arus berita digital, wartawan dituntut mampu bekerja secara profesional. Kecepatan menyampaikan informasi harus diimbangi dengan ketelitian dalam memverifikasi fakta, mengonfirmasi sumber, dan memastikan berita yang dipublikasikan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Karena itu, pembekalan melalui OKK menjadi penting untuk memperkuat kapasitas wartawan dalam menghadapi tantangan jurnalistik yang semakin kompleks.

 

Ketua PWI Kabupaten Sumbawa, Zainuddin, SH, berharap para peserta dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperdalam pengetahuan tentang kewartawanan dan keorganisasian.

 

Menurutnya, menjadi anggota PWI bukan sekadar menjadi bagian dari organisasi, tetapi juga merupakan komitmen untuk menjaga profesionalisme, menaati kode etik jurnalistik, dan menghasilkan karya yang berkualitas.

 

Sementara itu, perwakilan PWI Pusat, H. Djoko Tetuko, menekankan pentingnya menjaga martabat profesi serta menjadikan kepentingan publik sebagai salah satu pertimbangan utama dalam menjalankan tugas jurnalistik.

 

Ia mengingatkan bahwa tidak semua fakta harus menjadi berita. Wartawan perlu memiliki pertimbangan jurnalistik yang matang, memastikan akurasi informasi, serta bertanggung jawab terhadap dampak pemberitaan bagi masyarakat.

 

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek kewartawanan dan keorganisasian. Materi yang diberikan diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas kerja jurnalistik sekaligus memperkuat pemahaman terhadap tanggung jawab sebagai insan pers.

 

Melalui OKK PWI se-Pulau Sumbawa, diharapkan para peserta semakin memahami pentingnya integritas, independensi, dan kompetensi dalam menjalankan profesi wartawan.

 

Kegiatan ini sekaligus diharapkan menjadi momentum memperkuat kualitas insan pers di Pulau Sumbawa agar mampu menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *