KSB

RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat Sosialisasikan Layanan Kesehatan di Seteluk, Edukasi Masyarakat tentang Diabetes Melitus

9
×

RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat Sosialisasikan Layanan Kesehatan di Seteluk, Edukasi Masyarakat tentang Diabetes Melitus

Sebarkan artikel ini

Sumbawa barat|Bintangtv.id-Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan kesehatan sekaligus memperkuat komunikasi antara rumah sakit dan warga, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’ Kabupaten Sumbawa Barat kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Layanan RSUD yang kali ini dipusatkan di Kantor Camat Seteluk, (30/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program RSUD Asy-Syifa’ dalam mendekatkan informasi pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya pencegahan penyakit melalui pola hidup sehat dan deteksi dini.

iklan

Acara dihadiri oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Seteluk yang mewakili Camat Seteluk, jajaran pemerintah kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai desa di Kecamatan Seteluk. Sementara dari pihak rumah sakit hadir Kepala Bidang Komunikasi, Informasi Publik, dan Rekam Medik RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat, Kalsum, SKM., M.M.Inov, yang mewakili Direktur RSUD Asy-Syifa’.

Dalam sambutannya, perwakilan Direktur RSUD Asy-Syifa’ menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi merupakan salah satu bentuk komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada edukasi dan pemberdayaan masyarakat agar lebih memahami hak, prosedur, serta berbagai layanan kesehatan yang tersedia di RSUD Asy-Syifa’.

Selain memperkenalkan layanan rumah sakit, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh dr. Dwi Indriani Firmatasari, Sp.PD, dokter spesialis penyakit dalam RSUD Asy-Syifa’. Dalam paparannya, dr. Dwi mengangkat tema Diabetes Melitus, salah satu penyakit tidak menular yang jumlah penderitanya terus mengalami peningkatan.

Ia menjelaskan bahwa diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang terjadi akibat tingginya kadar gula dalam darah karena gangguan produksi maupun kerja hormon insulin. Menurutnya, penyakit ini perlu mendapat perhatian serius karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi apabila tidak dikendalikan dengan baik.

Dalam penyuluhannya, dr. Dwi memaparkan berbagai faktor risiko diabetes, di antaranya pola makan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, obesitas, faktor keturunan, usia, serta kebiasaan merokok. Ia juga menjelaskan sejumlah gejala yang perlu diwaspadai, seperti sering merasa haus, sering buang air kecil, mudah lapar, berat badan menurun tanpa sebab yang jelas, serta luka yang sulit sembuh.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah deteksi dini.

“Diabetes dapat dikendalikan apabila diketahui sejak dini. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak menunggu muncul komplikasi baru memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan,” jelas dr. Dwi di hadapan peserta.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari penyampaian materi hingga sesi tanya jawab. Tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kecamatan Seteluk memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi secara langsung dengan narasumber mengenai berbagai persoalan kesehatan maupun pelayanan yang diberikan RSUD Asy-Syifa’.

Selain menyampaikan pertanyaan terkait penyakit diabetes, masyarakat juga memberikan sejumlah masukan mengenai peningkatan mutu pelayanan rumah sakit, kemudahan akses layanan, serta harapan agar kegiatan edukasi kesehatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan hingga menjangkau seluruh desa di Kabupaten Sumbawa Barat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat berharap hubungan komunikasi antara rumah sakit dengan masyarakat semakin erat. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap layanan kesehatan dan pentingnya upaya pencegahan penyakit, diharapkan kualitas kesehatan masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat dapat terus meningkat seiring dengan peningkatan mutu pelayanan yang diberikan rumah sakit.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, edukatif, mudah diakses, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(02)