Headline

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 3 Harian di NTB, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

81
×

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 3 Harian di NTB, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Sebarkan artikel ini

Mataram, Bintangtv.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlaku selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Februari 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah daerah.

 

iklan

Satria Topan Primadi dari Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid, menjelaskan pada Jumat (20/2/2026), kondisi atmosfer terkini mendukung pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah NTB, sehingga masyarakat perlu mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.

 

Pada 20 Februari 2026, status Waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, dan Kota Bima. Untuk kategori Siaga maupun Awas tidak terdapat wilayah yang masuk dalam kriteria tersebut. Pada hari yang sama juga tidak ada peringatan dini angin kencang.

 

Memasuki 21 Februari 2026, potensi hujan sedang hingga lebat masih berlanjut di Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, dan Kota Bima. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk wilayah Kota Bima dan Kabupaten Bima. Sementara itu, kategori Siaga dan Awas tetap nihil.

 

Selanjutnya pada 22 Februari 2026, potensi hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, dan Kota Bima. Peringatan dini angin kencang juga dikeluarkan untuk Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu. Adapun untuk kategori hujan lebat hingga sangat lebat maupun hujan sangat lebat hingga ekstrem masih nihil.

 

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, genangan air, angin kencang, kilat atau petir, berkurangnya jarak pandang, baliho roboh, serta pohon tumbang.

 

Selain itu, pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan, serta masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir diminta mewaspadai potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai lebih dari 2 meter di Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, serta perairan Samudra Hindia selatan NTB.

 

Masyarakat diharapkan terus memantau informasi resmi dari BMKG melalui kanal komunikasi yang tersedia dan segera mengambil langkah antisipasi guna meminimalkan risiko akibat kondisi cuaca yang berpotensi memburuk dalam beberapa hari ke depan. (04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *