Headline

Banjir Bandang Terjang Lunyuk, Dua Jembatan di Desa Perung Terhanyut, Perbaikan Dilakukan dengan Kolaborasi Pemprov NTB dan PT AMMAN

104
×

Banjir Bandang Terjang Lunyuk, Dua Jembatan di Desa Perung Terhanyut, Perbaikan Dilakukan dengan Kolaborasi Pemprov NTB dan PT AMMAN

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Dua jembatan vital di Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, yakni Jembatan Babar dan Jembatan Lampui yang berada di Desa Perung, mengalami kerusakan parah hingga terhanyut akibat banjir bandang. Bencana tersebut dipicu oleh intensitas hujan yang sangat tinggi pada Rabu (11/12/2025), sehingga menyebabkan luapan sungai dan genangan air dari lahan sekitar.

 

iklan

Warga Desa Perung menjelaskan bahwa hujan deras mulai mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 02.00 WITA hingga 06.00 WITA. Dalam waktu singkat, ketinggian air sungai meningkat drastis dan melampaui batas aman. Arus air yang sangat deras membawa material dan puing-puing yang menghantam struktur jembatan hingga tidak mampu menahan beban.

 

Akibat terhanyutnya kedua jembatan tersebut, akses lalu lintas pada ruas jalan Lunyuk–Ropang terputus total. Kondisi ini berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, terutama warga Desa Perung dan desa-desa sekitarnya yang bergantung pada jalur tersebut untuk mobilitas harian, termasuk akses menuju persawahan dan perkebunan.

 

Menanggapi kondisi darurat tersebut, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bergerak cepat. Dalam waktu kurang dari 24 jam pascakejadian, Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi telah melakukan peninjauan lokasi, penilaian tingkat kerusakan, serta menyusun langkah penanganan darurat dan rencana perbaikan jangka pendek maupun jangka panjang.

 

Upaya pemulihan ini juga mendapat dukungan dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara. Perusahaan tersebut berkontribusi dengan menyediakan alat berat, material bangunan, serta tenaga kerja terampil guna mempercepat proses normalisasi jalur jalan dan perbaikan infrastruktur yang terdampak.

 

Perwakilan Tim Operasional PT Amman Mineral Nusa Tenggara menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana. Menurutnya, akses jalan yang baik merupakan faktor penting bagi keberlangsungan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

 

Hingga saat ini, proses perbaikan di lapangan berlangsung cepat dan terkoordinasi. Tim gabungan telah menyelesaikan pembangunan jalan sementara agar lalu lintas dapat kembali dilalui, sementara perencanaan pembangunan jembatan permanen dengan struktur yang lebih kuat dan tahan terhadap banjir sedang disusun secara detail.

 

Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi NTB dari Dinas PUPR, Mustafa, ST., MT., menyampaikan bahwa target utama adalah menyelesaikan jembatan sementara dalam waktu satu minggu. Sementara itu, pembangunan jembatan permanen akan dilaksanakan melalui perencanaan bersama dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara.

 

“Kami memastikan setiap tahapan perbaikan dilakukan sesuai standar teknis yang tinggi, agar infrastruktur yang dibangun lebih aman dan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” ujarnya.

 

Selain dukungan dari pemerintah dan pihak swasta, masyarakat sekitar juga berperan aktif dalam proses pemulihan dengan membantu pembersihan puing-puing serta memberikan informasi terkait kondisi sungai dan lingkungan sekitar untuk mendukung perencanaan teknis. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *