Sumbawa, Bintangtv.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun 2025 Kodim 1607/Sumbawa resmi ditutup dalam upacara di Lapangan Desa Kalabeso, Kecamatan Buer, Rabu (21/8/2025).
Penutupan dipimpin langsung oleh Danrem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., yang menandai berakhirnya rangkaian kegiatan selama satu bulan penuh.
Dalam kesempatan itu, Danrem 162 membacakan amanat Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H. Pangdam menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya TMMD, mulai dari pemerintah daerah, Polri, masyarakat, hingga media yang aktif mengabarkan kegiatan TMMD ke khalayak luas.
“Keberhasilan TMMD ini merupakan bukti nyata sinergi dan kebersamaan semua komponen bangsa dalam membangun desa serta mempercepat pemerataan pembangunan demi kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Selama TMMD ke-125, berbagai pembangunan berhasil diwujudkan. Di antaranya pembangunan jembatan Linpas, perbaikan jalan usaha tani, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), rehab MCK, pemasangan paving blok di halaman Pustu, pembangunan rumah mesin dan sumur bor.
Selain itu, ada pula sasaran tambahan seperti penanaman pohon, penanaman padi, pembersihan pasar, pemberian sembako, serta kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat.
Dandim 1607/Sumbawa, Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., menegaskan bahwa seluruh hasil pembangunan diharapkan dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat.
“Semoga apa yang telah dibangun melalui TMMD ini benar-benar memberikan manfaat berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan, serta mendorong kemajuan Desa Kalabeso dan sekitarnya,” ujarnya.
Penutupan TMMD ditandai dengan penyerahan hasil pembangunan dari TNI kepada pemerintah daerah yang diterima langsung oleh perwakilan Pemkab Sumbawa. Momen ini menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI, pemerintah, dan rakyat.
Upacara penutupan berlangsung khidmat namun penuh kebersamaan. Antusiasme warga Kalabeso pun menegaskan bahwa TMMD telah meninggalkan jejak positif—bukan hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga semangat gotong royong yang akan terus hidup di tengah masyarakat. (01)












