Umum

Ketua SBSI Malikur Rahman: PT USI Dikabarkan Tinggalkan Sumbawa Barat Tanpa Aktivitas Operasional

266
×

Ketua SBSI Malikur Rahman: PT USI Dikabarkan Tinggalkan Sumbawa Barat Tanpa Aktivitas Operasional

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Barat, Bintangtv.id – Isu hengkangnya PT Unggul Sejati Indonesia (USI), sebuah perusahaan yang bergerak di sektor batching plant, dari Kabupaten Sumbawa Barat mulai mencuat ke permukaan.

Perusahaan yang saat ini ada di Kecamatan Maluk dikabarkan akan segera meninggalkan KSB. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kabupaten Sumbawa Barat, Malikur rahman, SH. usai melakukan serangkaian investigasi di lapangan.

iklan

Menurutnya, informasi yang dihimpun dari berbagai sumber terpercaya mengindikasikan bahwa PT USI tengah bersiap angkat kaki dari Bumi Pariri Lema Bariri.

“Dari hasil pendalaman informasi dan
investigasi di lapangan, kami mendapatkan informasi kuat bahwa PT USI akan meninggalkan Sumbawa Barat dalam waktu dekat ini,” ujar Malikur rahman kepada wartawan, rabu (6/8/2025).

PT USI diketahui merupakan perusahaan yang bergerak di bidang batching plant—unit penting dalam rantai pasok kegiatan konstruksi dan pertambangan, termasuk proyek-proyek yang berkaitan dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN).

Hengkangnya perusahaan tersebut menimbulkan tanda tanya besar dari berbagai kalangan, terutama kalangan buruh dan masyarakat lokal yang sejak awal berharap kehadiran PT USI dapat membuka lapangan pekerjaan baru serta menggerakkan roda ekonomi lokal.

“Selama ini, masyarakat Sumbawa Barat, khususnya para pencari kerja, menaruh harapan besar pada perusahaan-perusahaan yang masuk sebagai mitra tambang. Namun kenyataannya, PT USI bahkan belum memperlihatkan tanda-tanda aktivitas apapun, dan sekarang justru muncul kabar mereka akan hengkang,” lanjut Malikur rahman.

Ia juga meminta pemerintah daerah serta pihak berwenang di sektor pertambangan untuk tidak tinggal diam terhadap fenomena seperti ini. Menurutnya, perusahaan yang mendapatkan izin usaha di daerah semestinya menjalankan komitmen mereka secara transparan dan bertanggung jawab terhadap masyarakat.

Sampai berita ini diterbitkan, manajemen PT USI belum memberikan tanggapan ataupun klarifikasi resmi atas informasi yang beredar. Selain itu, belum ada pernyataan dari Dinas Tenaga Kerja, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), maupun instansi terkait lainnya yang dapat mengonfirmasi atau membantah kabar hengkangnya perusahaan tersebut.

Malikur rahman menyerukan perlunya evaluasi terhadap semua perusahaan yang masuk sebagai mitra pertambangan di Kabupaten Sumbawa Barat.

Ia menekankan pentingnya pengawasan agar kehadiran perusahaan benar-benar membawa dampak positif bagi pembangunan daerah.

“Kami minta pemerintah serius menilai perusahaan-perusahaan yang datang. Jangan sampai ini menjadi pola: datang, bikin papan nama, dapat izin, lalu pergi tanpa kontribusi,” pungkasnya. (02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *