Sumbawa Barat, Bintangtv. Id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kembali menggelar pelatihan kerja berbasis kompetensi di Balai Latihan Kerja (BLK) Poto Tano. Kegiatan ini berlangsung selama 33 hari, mulai 20 Agustus hingga 27 September 2025.
Fokus pelatihan kali ini adalah jurusan Operasional Listrik Industri. Program tersebut menjadi bagian dari strategi daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal agar siap menghadapi kebutuhan tenaga kerja seiring beroperasinya pabrik smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara di Kecamatan Maluk.
Kepala Disnakertrans KSB, Slamet Riadi, S.Pi., M.Si., menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar untuk melahirkan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing.
“Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk terus menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap diserap oleh dunia industri, baik di kawasan PT Amman maupun di sektor lainnya,” ujar Slamet saat membuka kegiatan pelatihan.
Ia menambahkan, program ini sejalan dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat dalam program “KSB Maju Luar Biasa” yang menitikberatkan pada pembangunan SDM unggul.
“Selain menyiapkan tenaga kerja terampil, kami juga berkomitmen menjamin keterbukaan informasi terkait ketenagakerjaan, khususnya yang berhubungan dengan kebutuhan tenaga kerja di PT Amman Mineral Nusa Tenggara,” jelasnya.
Dengan adanya pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan teknis sesuai kebutuhan industri, tetapi juga mampu meningkatkan peluang kerja sehingga masyarakat lokal benar-benar menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. (02)












