Politik pemerintahan

Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 7 Triliun untuk Bangun Industri Tambak Udang Terintegrasi di Sumbawa, Ini Syaratnya

406
×

Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 7 Triliun untuk Bangun Industri Tambak Udang Terintegrasi di Sumbawa, Ini Syaratnya

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, bersama Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah, dan Bupati Sumbawa, melakukan kunjungan kerja ke Dusun Omo, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, Senin (17/2/2025).

 

iklan

Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau lokasi rencana pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Tambak Udang Terintegrasi, yang akan menjadi salah satu proyek perikanan terbesar di wilayah Sumbawa.

 

Proyek ini memerlukan anggaran sebesar Rp 4 triliun dan dirancang mencakup lahan seluas 800 hektar. Selain tambak udang modern, kawasan ini akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti pabrik pakan dan perumahan karyawan.

 

Menteri Trenggono menekankan bahwa proyek ini hanya dapat terwujud jika masyarakat pemilik lahan memberikan persetujuan.

 

“Kami berharap masyarakat dapat mendukung penuh proyek ini. Lahan ini tetap akan menjadi milik masyarakat, dan mereka akan menjadi pengelola tambak setelah proyek selesai. Namun, kekompakan dan persetujuan masyarakat sangat diperlukan agar lahan ini dapat direkonstruksi menjadi kawasan tambak yang sesuai standar,” jelasnya.

 

Menteri Trenggono juga menyampaikan bahwa proyek ini semestinya sudah berjalan tiga tahun lalu jika persoalan lahan dapat diselesaikan lebih awal.

 

“Kalau lahannya milik pemerintah daerah, proyek ini sudah lama rampung. Tapi kami tidak ingin mengambil alih lahan masyarakat. Kami ingin masyarakat tetap menjadi pemilik dan menikmati hasil dari industri serta hilirisasi yang diprogramkan pemerintah,” tambahnya.

 

Dengan pengelolaan yang baik, kawasan tambak ini diproyeksikan menjadi salah satu tambak udang paling produktif di Indonesia. Menteri Trenggono menyebutkan bahwa selain meningkatkan hasil produksi, proyek ini akan menciptakan banyak lapangan kerja dan mendukung roda perekonomian lokal.

 

“Jika kawasan ini dikelola dengan baik, hasilnya akan sangat produktif. Kami optimistis proyek ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat, baik dari segi peningkatan ekonomi, kesejahteraan, maupun stabilitas produksi dan pemasaran hasil tambak,” tuturnya.

 

Proyek ini diharapkan menjadi salah satu tonggak penting dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Sumbawa.

 

Selain meningkatkan produktivitas, proyek tambak udang terintegrasi ini juga diharapkan mendukung ketahanan pangan nasional dan menjadi contoh pengelolaan tambak modern yang berkelanjutan di Indonesia.

 

Hadir juga Wakil Ketua 1 DPRD Sumbawa, Berlian Rayes, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Rahmat Hidayat serta pejabat lingkup Pemkab Sumbawa. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *