Sumbawa Barat, Bintangtv.id – Dandim 1628/Sumbawa Barat, Letkol Inf. Andri Karsa, S.Sos, M.Han, memimpin rapat program kerja pemerintah pusat yang dirangkai dengan presentasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Acara yang berlangsung di Ruang Graha Fitrah, Kompleks KTC, Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang Kamis (9/01/2025) ini, bertujuan memaparkan program kerja nasional, termasuk implementasi makan gratis bergizi, salah satu program unggulan Presiden RI, H. Prabowo Subianto.
Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan apresiasi atas kesempatan memimpin rapat tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan program kerja prioritas, khususnya di bidang pangan, gizi, dan perumahan.
Program Unggulan yang Dibahas:
- Swasembada Pangan
- Target produksi beras 32,83 juta ton dan jagung 16,68 juta ton.
- Peningkatan produksi susu dan daging.
- Penyiapan benih unggul untuk 5 juta hektar lahan.
- Pertanian modern dengan melibatkan petani milenial.
- Optimalisasi lahan pertanian.
- Penyediaan Perumahan
- Lahan gratis dan murah.
- Mempercepat proses perizinan dan penghapusan BPHTB.
- Alokasi dana untuk mendukung pembangunan perumahan.
- Program Makan Gratis Bergizi
- Memberikan makanan bergizi bagi anak-anak PAUD, TK, SD, dan SLB.
- Meningkatkan gizi masyarakat melalui edukasi dan distribusi makanan sehat.
- Roro Project
- Pengelolaan sampah plastik berbasis ekonomi sirkular dengan melibatkan Babinsa dalam edukasi dan pengumpulan sampah.
- Rencana Pembangunan Satuan Baru Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan
Dandim juga mengusulkan agar hasil panen padi di Taliwang dikelola secara lokal dengan merek daerah, sehingga meningkatkan pendapatan petani dan mendukung kemandirian pangan.
Dandim berharap seluruh instansi terkait dapat bersinergi untuk mensukseskan program makan gratis bergizi dan program kerja lainnya yang telah dirancang pemerintah pusat.
Rapat ini dihadiri oleh perwakilan Bupati Sumbawa Barat, Kadis Dikbud Khusnarti, S.Pd, Kapolres Sumbawa Barat, Direktur RS Asy Syifa, serta sejumlah pejabat dari dinas-dinas terkait, camat, dan tokoh masyarakat.
Acara ditutup dengan diskusi dan tanya jawab untuk memperkuat koordinasi dalam implementasi program-program tersebut. (02)












