Informasi awal disampaikan oleh awak kapal kepada penumpang, yang mengumumkan bahwa kapal tidak bisa diberangkatkan karena ada kendala teknis.
Menanggapi hal ini, perwakilan BPTD Kayangan, menjelaskan bahwa ada kerusakan pada pipa pendingin kapal yang tidak berfungsi dengan baik.
“Sebelum keberangkatan, nakhoda kapal sudah mengonfirmasi kepada kami mengenai adanya kerusakan pada salah satu pipa pendingin sehingga untuk dilakukan pengecekan guna memastikan jenis kerusakan pada pipa tersebut,” kata perwakilan BPTD Kayangan.
Berdasarkan hasil pengecekan, pihak kapal memutuskan untuk tidak melanjutkan keberangkatan KMP Mutiara Indonesia demi menjaga keselamatan penumpang.
“Setelah dikonfirmasi bahwa pipa pendingin tidak berfungsi normal, ini tentunya bisa berpengaruh pada mesin, kami sepakat untuk tidak menjalankan kapal,” ungkapnya.
Pihak kapal saat ini telah diarahkan untuk memperbaiki kerusakan tersebut, dan kapal baru akan dioperasikan kembali setelah kondisinya benar-benar dinyatakan aman.
Sementara itu, pihak ASDP Kayangan menginformasikan bahwa seluruh penumpang beserta muatan kapal telah dialihkan ke KMP Marina Tertera. “Seluruh penumpang sudah diberangkatkan dengan KMP Marina Tertera,” ujar perwakilan ASDP.
Sebagaimana diberitakan, KMP Mutiara Indonesia yang melayani rute Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur menuju Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa Barat, diminta untuk berlabuh guna untuk melalukan perbaikan, dan seluruh penumpang dihimbau turun dan dialihkan ke kapal lain.
Kejadian ini diharapkan dapat menjadi perhatian lebih lanjut untuk menjaga keamanan operasional pelayaran. (01)












