Lombok

Bangun Ketahanan Ekonomi Pasca Tambang, Sumbawa Barat Gandeng Lombok Utara Kembangkan Pariwisata

86
×

Bangun Ketahanan Ekonomi Pasca Tambang, Sumbawa Barat Gandeng Lombok Utara Kembangkan Pariwisata<br>

Sebarkan artikel ini

Lombok utara, Bintangtv.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggelar pertemuan strategis guna membahas kolaborasi pengembangan sektor pariwisata sebagai pilar baru ketahanan ekonomi daerah pasca-pertambangan. Pertemuan tersebut berlangsung di Hotel Kayana, Lombok Utara, Rabu (7/1/2026).

Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, dan Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, didampingi Wakil Bupati Lombok Utara, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari kedua kabupaten.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah menegaskan pentingnya diversifikasi ekonomi daerah sebagai langkah strategis menghadapi berakhirnya aktivitas pertambangan di wilayahnya. Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Sumbawa Barat tengah berada pada fase krusial dalam menyiapkan arah pembangunan ekonomi jangka panjang.

“Kami adalah generasi yang akan menghadapi lompatan besar di Kabupaten Sumbawa Barat. Selama ini kami sangat bergantung pada sektor tambang. Pada tahun 2031, IUPK pertambangan yang ada di wilayah kami akan berakhir. Karena itu, kami harus mempersiapkan diri jauh lebih baik dan tidak lagi menggantungkan ekonomi daerah hanya pada tambang,” tegas Bupati Amar.

Menurutnya, pengembangan sektor non-pertambangan menjadi keniscayaan, salah satunya melalui pembentukan klaster-klaster ekonomi baru yang berkelanjutan. Sektor pariwisata dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan, baik dari sisi keindahan alam, budaya, maupun peluang penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar menyambut positif inisiatif kerja sama lintas daerah tersebut. Dengan pengalaman Lombok Utara dalam mengelola destinasi wisata kelas dunia seperti Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, ia menilai Sumbawa Barat memiliki potensi pariwisata yang kuat dan menjanjikan untuk dikembangkan secara bersama-sama.

“Kolaborasi ini menjadi peluang besar untuk saling melengkapi. Lombok Utara memiliki pengalaman pengelolaan destinasi wisata, sementara Sumbawa Barat memiliki kekayaan alam dan destinasi yang belum banyak terekspos. Jika disinergikan, ini akan memperkuat pariwisata regional NTB,” ujar Najmul.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan dapat melahirkan paket-paket wisata terintegrasi antarwilayah, memperpanjang lama tinggal wisatawan, serta meningkatkan daya saing pariwisata Nusa Tenggara Barat di tingkat nasional maupun internasional.

Pertemuan tersebut ditutup dengan diskusi teknis antar OPD kedua kabupaten yang membahas langkah-langkah tindak lanjut kerja sama, mulai dari promosi bersama, pengembangan sumber daya manusia pariwisata, hingga peningkatan infrastruktur pendukung sektor pariwisata.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi transformasi ekonomi daerah yang berkelanjutan dan inklusif, khususnya dalam menghadapi era pasca-tambang di Kabupaten Sumbawa Barat.(02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *