Politik pemerintahan

Bupati Minta Camat dan Kades di Sumbawa Beri Perhatian Khusus Bagi Posyandu

253
×

Bupati Minta Camat dan Kades di Sumbawa Beri Perhatian Khusus Bagi Posyandu

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id– Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa Tahun 2025 yang diselenggarakan secara hybrid di Aula H. Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, Rabu pagi. Rakor ini dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, para kepala OPD, camat, serta kepala desa dari seluruh wilayah kabupaten.

Dalam sambutannya, Bupati H. Jarot menekankan pentingnya penguatan kelembagaan dan pendanaan Posyandu. Ia meminta para camat dan kepala desa untuk memberikan perhatian serius terhadap keberadaan dan peran vital Posyandu dalam pelayanan dasar masyarakat.

iklan

“Saya minta kepada para Camat dan Kepala Desa untuk memberi perhatian sungguh-sungguh terhadap keberadaan Posyandu. Dana desa dan APBDes harus digunakan secara optimal untuk memperkuat fungsi Posyandu,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong transformasi Posyandu. Menurutnya, keberhasilan Posyandu tak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah hingga masyarakat. Ia menyebut kontribusi kader Posyandu sangat besar dalam peningkatan indikator pembangunan daerah.

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumbawa tahun 2024 mencapai 72,36, dan Indeks SPM naik signifikan menjadi 99,64%. Ini tidak lepas dari kerja keras kader Posyandu yang terus menekan angka stunting, kematian ibu dan bayi, serta mengedukasi keluarga soal gizi,” ujarnya.

Meski demikian, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, seperti belum akuratnya data, keterbatasan infrastruktur, hingga pelaporan yang belum maksimal. Karena itu, ia menekankan pentingnya peran kader Posyandu sebagai jembatan antara masyarakat dan layanan dasar.

Bupati H. Jarot juga mengapresiasi capaian keberadaan Posyandu di Kabupaten Sumbawa. Berdasarkan data terakhir, terdapat 756 Posyandu aktif yang tersebar di seluruh kecamatan dan desa, dengan dukungan dari 5.197 kader. Ia menyebut angka ini sebagai cerminan semangat kolektif dalam memperkuat pelayanan dasar masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa sebagian besar Posyandu di Kabupaten Sumbawa telah mengalami transformasi menjadi Posyandu Keluarga, bahkan mulai mengarah ke Posyandu Mandiri. Transformasi ini sejalan dengan amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, yang menempatkan Posyandu sebagai bagian dari Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD).

“Transformasi ini adalah perubahan paradigma. Posyandu bukan lagi sekadar tempat menimbang bayi, tetapi menjadi pusat pelayanan sosial dasar masyarakat yang mendukung enam bidang pelayanan dasar sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM),” pungkasnya.

Dengan semangat kolaboratif yang terus diperkuat, Bupati berharap Posyandu akan terus menjadi ujung tombak pelayanan publik yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *