Sumbawa, Bintangtv.id – Wakil Bupati Sumbawa, Mohamad Ansori, meresmikan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Usar Mapin, Kecamatan Alas Barat, Senin (18/5/2026). Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.
Kegiatan itu dihadiri Anggota DPRD Dapil Alas Barat dan sekitarnya, Camat Alas Barat, Forkopimcam, Kepala Desa Usar Mapin, para kepala desa dan kepala sekolah se-Kecamatan Alas Barat, perwakilan perbankan, mitra program, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Kepala SPPG Usar Mapin, M. Chairul Imam Viery, S.I.Kom., dalam laporannya menyampaikan bahwa SPPG tersebut akan melayani sekitar 2.800 penerima manfaat dengan dukungan 48 relawan.
Sementara itu, PIC Yayasan Celebes Berdiri Sejahtera, Kaharuddin, A.Md.,Ak., menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan masyarakat terhadap pelaksanaan program pemenuhan gizi tersebut.
Dalam sambutannya, Wabup H. Ansori menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari pelaksanaan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang harus dijalankan secara serius, transparan, dan bertanggung jawab.
“Program ini dari rakyat untuk rakyat. Dilaksanakan saja masih ada yang mengkritik, tapi itu tidak apa-apa untuk perbaikan pelaksanaan ke depan,” ujar Wabup.
Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan Program MBG memiliki standar operasional yang jelas dan berada dalam pengawasan ketat, termasuk audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Pak Presiden sudah tegas mengatakan, jangan mencuri atau korupsi dari program ini,” tegasnya.
Menurut Wabup, keberadaan SPPG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ia menyebutkan bahwa relawan yang dilibatkan minimal 30 persen berasal dari warga lokal kelompok Desil 1, 2, 3, dan 4.
Selain itu, Wabup juga mendorong agar Program MBG dapat terintegrasi dengan Program Koperasi Desa Merah Putih sehingga koperasi desa dapat menjadi pemasok kebutuhan pangan bagi operasional SPPG.
“Kalau ini berjalan baik, maka manfaatnya bukan hanya untuk kesehatan masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi desa,” ungkapnya. (01)












