Politik pemerintahan

Bupati Minta PKK Turun Tangan Percepat Penurunan Stunting dan Cegah Narkoba

16
×

Bupati Minta PKK Turun Tangan Percepat Penurunan Stunting dan Cegah Narkoba

Sebarkan artikel ini

SUMBAWA, Bintangtv.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., meminta Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa mengambil peran lebih aktif membantu pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan stunting dan mencegah penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan anak dan remaja.

Menurut Bupati, dua persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga. Sebab, keluarga merupakan lingkungan pertama yang menentukan kualitas tumbuh kembang anak sekaligus menjadi benteng utama dalam melindungi generasi muda dari pengaruh negatif narkoba.

iklan

Pesan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kabupaten Sumbawa yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKK, Jumat (30/10/2026), di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa.

Bupati menegaskan bahwa upaya penurunan stunting tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup hingga PKK yang memiliki jaringan langsung sampai ke tingkat keluarga.

“Penanganan stunting ini harus menjadi gerakan bersama. Tidak bisa hanya Dinas Kesehatan yang bekerja. Semua harus terlibat, termasuk PKK, karena PKK memiliki jangkauan sampai ke keluarga dan masyarakat di tingkat desa,” tegasnya.

Ia menjelaskan, salah satu langkah penting dalam mencegah stunting adalah memastikan setiap keluarga memiliki akses terhadap pangan bergizi. Karena itu, Bupati mendorong PKK menggerakkan masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam berbagai jenis sayuran dan tanaman pangan.

Menurutnya, ketersediaan pangan bergizi yang dimulai dari rumah tangga akan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak.

Bupati berharap gerakan tersebut tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi benar-benar diwujudkan melalui pendampingan dan aksi nyata kader PKK di tengah masyarakat.

Selain persoalan stunting, Bupati juga menyoroti ancaman penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda Sumbawa.

Ia meminta PKK ikut memperkuat ketahanan keluarga melalui edukasi kepada para orang tua agar membangun komunikasi yang baik dengan anak-anak. Menurutnya, perhatian dan kedekatan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah anak terjerumus ke dalam pergaulan negatif.

“Persoalan narkoba ini bisa berawal dari keluarga. Ketika komunikasi antara anak dan orang tua tidak berjalan baik, anak-anak bisa mencari pelampiasan di luar dan terjerumus dalam hal-hal negatif. Karena itu, orang tua harus dekat dengan anak, mengetahui aktivitas mereka dan selalu mendoakan agar terhindar dari narkoba,” pesannya.

Bupati juga mengajak PKK membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba, masyarakat diminta tidak menutup mata dan segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian maupun Badan Narkotika Nasional (BNN) agar dapat ditindaklanjuti.

Ia menegaskan, upaya pencegahan narkoba membutuhkan dukungan bersama, termasuk TNI, Polri, BNN, pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat.

Melalui momentum HKG PKK ke-54 tersebut, Bupati berharap organisasi PKK semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Tidak hanya menjalankan program pemberdayaan keluarga, tetapi juga menjadi penggerak perubahan dalam membangun keluarga sehat, berkualitas dan bebas dari ancaman narkoba.

“Harapan kita, PKK menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Sumbawa. Mari kita bergerak bersama, mulai dari keluarga, untuk mewujudkan masyarakat Sumbawa yang lebih sehat, mandiri dan sejahtera,” pungkasnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *