SUMBAWA, Bintangtv.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Plan International Indonesia memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian alam melalui Program CERAH (Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Keberlanjutan). Kerja sama ini diarahkan untuk mendorong aksi nyata pemulihan lingkungan, perlindungan daerah aliran sungai (DAS), serta pengelolaan air dan lahan secara berkelanjutan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., bersama tim Program CERAH dan jajaran perangkat daerah di Ruang Rapat H. Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (29/10/2026).
Bupati Jarot menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Plan Indonesia harus mampu menghasilkan langkah konkret yang memberikan dampak langsung terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, berbagai kegiatan pelestarian alam tidak cukup hanya melalui sosialisasi, pelatihan, maupun penyusunan rencana aksi. Lebih dari itu, diperlukan implementasi di lapangan yang terukur dan berkelanjutan.
“Upaya menjaga lingkungan harus diwujudkan melalui aksi nyata. Kolaborasi yang dibangun harus mampu mendorong pemulihan lahan, menjaga sumber air, dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk merawat alam,” demikian penekanan Bupati dalam pertemuan tersebut.
Ia berharap Program CERAH dapat disinergikan dengan Program Sumbawa Hijau Lestari yang menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pelestarian lingkungan. Melalui penyelarasan program, berbagai kegiatan yang dilaksanakan di tingkat desa diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih optimal.
Kolaborasi tersebut juga dinilai penting untuk memperkuat pendampingan kepada petani, mengembangkan sistem pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim, serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya alam secara bijaksana.
Dalam pemaparannya, tim Program CERAH menjelaskan bahwa program yang didukung Australian Aid melalui skema ANCP-DFAT tersebut akan berlangsung hingga Juni 2028. Pelaksanaannya menyasar 22 desa di tujuh kecamatan yang berada dalam cakupan DAS Sumbawa, DAS Moyo, dan DAS Rhee.
Sejumlah capaian telah diraih, di antaranya pelatihan agroforestri bagi 48 kelompok tani di 16 desa dengan jumlah peserta mencapai 536 orang. Selain itu, pelatihan Pertanian Cerdas Iklim telah diikuti 239 peserta dari 47 kelompok tani di enam desa.
Secara keseluruhan, sebanyak 775 peserta telah mengikuti kedua jenis pelatihan tersebut. Program ini juga memfasilitasi penyusunan rencana aksi pengelolaan DAS dan adaptasi perubahan iklim di 22 desa sasaran.
Ke depan, Program CERAH akan diarahkan pada pengembangan demplot agroforestri di wilayah hulu dan tengah, penerapan Pertanian Cerdas Iklim di wilayah hilir, serta penguatan koordinasi pengelolaan sumber daya air.
Selain itu, program akan mendorong advokasi kebijakan dan anggaran yang berpihak pada pelestarian lingkungan. Pelibatan perempuan, generasi muda, dan penyandang disabilitas juga menjadi bagian dari upaya memperluas partisipasi masyarakat dalam kampanye dan advokasi pengelolaan air serta lahan.
Sementara itu, Pemkab Sumbawa terus mempersiapkan berbagai langkah untuk memperkuat penghijauan dan pemulihan lingkungan melalui Program Sumbawa Hijau Lestari, termasuk rencana penanaman dua juta bibit pohon pada musim penghujan mendatang.
Melalui sinergi bersama Plan Indonesia, upaya tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan tutupan vegetasi, tetapi juga menjaga ketersediaan air, memulihkan fungsi lingkungan, serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim.
Pertemuan ini turut dihadiri Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, sejumlah kepala perangkat daerah terkait, para camat, serta Koordinator Proyek CERAH NTB, Abdul Rohman, bersama jajaran tim program.
Kolaborasi Pemkab Sumbawa dan Plan Indonesia diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun kesadaran kolektif bahwa pelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah, masyarakat, dan berbagai mitra pembangunan. (01)












