Politik pemerintahan

Perubahan APBD 2026 Dibahas, Pemkab Sumbawa Fokus Perkuat Infrastruktur dan Pelayanan Publik

5
×

Perubahan APBD 2026 Dibahas, Pemkab Sumbawa Fokus Perkuat Infrastruktur dan Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id— Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai membahas perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dengan menitikberatkan penyesuaian anggaran pada kebutuhan pembangunan, pelayanan masyarakat dan penguatan infrastruktur daerah.

 

iklan

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa dengan agenda penyampaian penjelasan Bupati terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Perda Nomor 5 Tahun 2025 tentang APBD Tahun Anggaran 2026, Senin (21/9/2026).

 

Dalam rancangan perubahan APBD tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan sekitar Rp1,9 triliun, sementara belanja daerah mencapai sekitar Rp2,1 triliun.

 

Ansori menjelaskan, perubahan APBD dilakukan untuk menyesuaikan kondisi dan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan daerah yang berkembang sepanjang tahun anggaran berjalan.

 

“Perubahan ini mencakup pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah agar pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan sesuai prioritas,” ujarnya.

 

Menurut Ansori, pemerintah daerah melakukan penataan kembali sejumlah program dan kegiatan. Penyesuaian tersebut mencakup penyelesaian pekerjaan sebelumnya, pemenuhan kebutuhan pelayanan masyarakat serta dukungan terhadap program prioritas pembangunan daerah.

 

Salah satu perhatian pemerintah dalam perubahan anggaran adalah penguatan belanja modal. Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan penyediaan aset tetap yang dibutuhkan dalam menunjang pelayanan kepada masyarakat.

 

Di sisi pembiayaan, pemerintah daerah juga melakukan penyesuaian dengan memanfaatkan sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya atau SiLPA. Pemanfaatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan struktur anggaran dalam perubahan APBD.

 

Ansori mengatakan, rincian perubahan anggaran nantinya akan dituangkan dalam nota keuangan dan rancangan penjabaran perubahan APBD sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen perubahan APBD 2026.

 

Ia pun mengajak DPRD dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengawal proses pembahasan hingga pelaksanaan anggaran agar setiap kebijakan yang ditetapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

“Kami menyadari bahwa apa yang telah kami lakukan belum bisa menjawab semua ekspektasi masyarakat. Namun, melalui dukungan semua pihak, kami yakin segala upaya yang kita tempuh ke depan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat menuju Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera,” katanya.

 

Rapat paripurna tersebut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Sumbawa, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, jajaran perangkat daerah, para camat, pimpinan partai politik, perguruan tinggi, KPU dan Bawaslu, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan dan wanita, tokoh agama, tokoh masyarakat serta insan pers.

 

Pembahasan perubahan APBD 2026 selanjutnya menjadi bagian penting dalam memastikan penyesuaian anggaran tetap sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan Kabupaten Sumbawa. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *