Sumbawa, Bintangtv.id— Gerakan Literasi Sekolah di SMPN 3 Sumbawa Besar terus diperkuat sebagai upaya menumbuhkan budaya membaca sekaligus membentuk karakter peserta didik. Mengusung tema “Membaca Hari Ini, Memimpin di Masa Depan”, kegiatan literasi berlangsung di SMPN 3 Sumbawa, Kamis (10/9/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bunda Literasi Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Jarot. Turut hadir Sekretaris TP PKK Kabupaten Sumbawa, Irin, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pihak perpustakaan, serta pengurus literasi.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Ida Fitria Jarot mengatakan gerakan literasi tidak hanya bertujuan meningkatkan minat baca anak-anak, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai banyaknya manfaat yang diperoleh melalui kegiatan membaca.
“Tujuan dari literasi ini untuk meningkatkan minat baca anak-anak dan memberikan edukasi bahwa membaca itu banyak manfaatnya,” ujarnya.
Menurutnya, membaca merupakan salah satu cara untuk membuka jendela dunia. Lebih dari itu, kebiasaan membaca juga dapat membantu membentuk karakter anak sejak dini.
Ia berharap budaya membaca yang terus ditanamkan di lingkungan sekolah dapat melahirkan generasi yang memiliki wawasan luas dan mampu menjadi pemimpin yang baik di masa depan.
“Dengan rajin membaca, insyaallah anak-anak akan menjadi pemimpin yang baik di masa depan,” katanya.
Ida juga menyadari tantangan dalam menumbuhkan minat baca anak semakin besar di tengah perkembangan teknologi. Saat ini, anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu dengan telepon genggam untuk melihat berbagai konten.
Namun, menurutnya, penggunaan gawai tidak harus selalu dipandang negatif. Yang terpenting adalah bagaimana anak diarahkan untuk memanfaatkan teknologi secara bijak dan mendapatkan konten yang edukatif serta positif.
“Melihat HP juga boleh, dengan catatan tetap membaca pelajaran di HP tersebut. Kemudian menonton yang edukasi dan positif,” jelasnya.
Karena itu, peran orang tua dan lingkungan sekolah dinilai sangat penting dalam mendampingi anak ketika menggunakan telepon genggam. Anak perlu dibiasakan menyaring tontonan dan memilih konten yang memberikan manfaat.
Untuk meningkatkan ketertarikan anak terhadap literasi, Bunda Literasi Kabupaten Sumbawa juga menyiapkan sejumlah strategi dan kegiatan. Salah satunya melalui audiensi dengan pihak perpustakaan serta kegiatan mendongeng bagi anak-anak.
Selain itu, akan digelar lomba mendongeng menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa daerah. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan anak dalam bercerita, tetapi juga menjaga keberadaan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas dan budaya Sumbawa.
“Selain tetap berbahasa Indonesia, anak-anak juga harus tetap mempertahankan bahasa daerah sebagai ciri khas dan budaya sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 3 Sumbawa Besar, Andriani, S.Pd., M.Pd., mengatakan pihak sekolah telah menjadwalkan kegiatan literasi secara rutin setiap hari.
Salah satunya dengan membiasakan siswa membaca buku selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Sekolah juga menjadwalkan kunjungan ke perpustakaan serta menyediakan berbagai buku bacaan yang menarik dan sesuai dengan minat anak.
Tidak berhenti di sana, pihak sekolah juga berencana menghadirkan perpustakaan mini di depan setiap kelas.
“Kami juga akan membuat perpustakaan mini di setiap depan kelas. Tujuannya untuk menarik minat baca anak-anak,” katanya.
Andriani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bunda Literasi Kabupaten Sumbawa yang telah hadir secara langsung memberikan semangat dan motivasi kepada para siswa.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Bunda Literasi yang telah hadir dan memberikan semangat serta motivasi kepada anak-anak kami. Semoga kegiatan ini bermanfaat,” pungkasnya.
Melalui gerakan tersebut, SMPN 3 Sumbawa Besar berharap budaya membaca tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan yang melekat dalam keseharian siswa.
Dari buku yang dibaca hari ini, diharapkan lahir generasi Sumbawa yang berwawasan, berkarakter, dan siap memimpin di masa depan. (01)












