Politik pemerintahan

Asisten II Minta Pembangunan Masjid Pemda Sumbawa Transparan, Desain dan PKS Wajib Diperinci

12
×

Asisten II Minta Pembangunan Masjid Pemda Sumbawa Transparan, Desain dan PKS Wajib Diperinci

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmen terhadap transparansi dan ketelitian dalam setiap tahapan pembangunan fasilitas publik, termasuk rencana pembangunan masjid di lingkungan Pemerintah Daerah Sumbawa.

 

iklan

Penegasan tersebut disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, ST., MT., saat memimpin rapat pembangunan masjid di Aula H. Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Senin (10/8/2026).

 

Rapat tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati, para kepala OPD terkait atau yang mewakili, serta para kepala bagian. Pembahasan difokuskan pada pematangan aspek teknis, administrasi, desain awal, hingga rencana kerja sama pembangunan masjid.

 

Lalu Suharmaji mengatakan pembangunan masjid merupakan tugas mulia yang membutuhkan perencanaan matang, transparansi, serta koordinasi lintas perangkat daerah agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan.

 

“Desain itu sudah kita diskusikan, ada kerja sama kita dengan Yayasan Asshiddiqiyah. Sudah ada lokasi yang disiapkan,” jelasnya.

 

Ia menekankan bahwa desain pembangunan harus disusun secara matang dan rinci, termasuk kebutuhan teknis bangunan maupun aspek pendukung lainnya. Demikian pula dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pihak terkait harus dibuat secara jelas agar seluruh hak, kewajiban, tanggung jawab dan mekanisme pelaksanaan dapat dipahami bersama.

 

Menurutnya, keterbukaan sejak tahap perencanaan menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan fasilitas publik dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

 

Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa Surat Keputusan (SK) kepanitiaan pembangunan masjid telah terbentuk. Selanjutnya, masing-masing bidang dalam kepanitiaan diminta segera menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya.

 

Empat poin utama menjadi hasil rapat yang perlu segera ditindaklanjuti.

 

Pertama, bidang teknis bangunan. Aspek teknis menjadi perhatian utama karena proses pembangunan telah mulai berjalan. Karena itu, seluruh perencanaan teknis harus dipastikan sesuai desain dan ketentuan pembangunan yang telah disepakati.

 

Kedua, administrasi dan arsip. Seluruh kelengkapan dokumen, arsip serta administrasi yang berkaitan dengan pembangunan masjid harus segera ditata dan diselesaikan secara tertib.

 

Ketiga, pelaksanaan sayembara nama masjid. Pemerintah daerah akan menyiapkan mekanisme sayembara untuk menentukan nama masjid. Mekanisme, media yang digunakan, judul sayembara hingga model pelaksanaannya akan dibahas dan dilaporkan lebih lanjut.

 

Keempat, tindak lanjut kepanitiaan. Hasil rapat tersebut menjadi pijakan awal bagi bidang-bidang dalam kepanitiaan untuk melaksanakan rapat lanjutan sesuai tugas masing-masing.

 

“Rapat hari ini menjadi awal mula bagi bidang-bidang dalam kepanitiaan untuk melakukan rapat lanjutan. Dalam dua minggu ke depan akan rapat kembali untuk pematangan,” ujarnya.

 

Pemkab Sumbawa berharap pembangunan masjid tersebut dapat dilaksanakan secara terencana, transparan dan akuntabel. Dengan koordinasi yang kuat antara panitia, perangkat daerah dan pihak yang bekerja sama, pembangunan diharapkan dapat berjalan efektif serta menghasilkan fasilitas ibadah yang representatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

 

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memastikan setiap pembangunan fasilitas publik dilaksanakan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *