Sumbawa Besar|Bintangtv.id-Tim mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Cordova (UNDOVA) berhasil meraih Juara II Permata Mining Competition se-Nusa Tenggara Barat (NTB) yang digelar di Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Prestasi tersebut diraih tim yang beranggotakan mahasiswa semester II dan semester IV. Mereka berkompetisi dalam bidang pertambangan dan eksplorasi dengan materi yang mencakup kegiatan eksplorasi, pengolahan data produksi, hingga perencanaan reklamasi pascatambang menggunakan perangkat lunak ArcGIS dan Surpac.
Capaian tersebut dinilai menjadi prestasi membanggakan bagi Program Studi Teknik Pertambangan UNDOVA, mengingat para peserta masih berada pada semester awal perkuliahan. Keberhasilan itu sekaligus menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan teknis di bidang pertambangan melalui kompetisi akademik tingkat provinsi.
Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik (HMT) UNDOVA, Intan Nuraini, mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kegigihan para mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebelum mengikuti kompetisi. Selain mengandalkan materi yang diperoleh selama perkuliahan, para mahasiswa secara mandiri memperdalam kemampuan menggunakan perangkat lunak yang umum digunakan dalam kegiatan pertambangan.
Menurut Intan, proses latihan dilakukan secara rutin di sekretariat HMT. Para mahasiswa memanfaatkan waktu di luar kegiatan perkuliahan untuk mempelajari pengolahan data dan meningkatkan kemampuan teknis menggunakan ArcGIS maupun Surpac.
“Prestasi ini diraih berkat kegigihan teman-teman mengikuti pelatihan software secara mandiri di sekretariat HMT serta kekompakan tim selama mengikuti tahapan kompetisi,” ujar Intan.
Kompetisi tersebut tidak hanya menguji kemampuan peserta dalam memahami teori pertambangan, tetapi juga menuntut kemampuan mengolah dan menganalisis data serta menerapkannya dalam penyelesaian persoalan teknis pertambangan.
Dalam bidang eksplorasi, misalnya, peserta dituntut mampu mengolah data yang tersedia untuk menghasilkan informasi yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan. Sementara dalam pengolahan data produksi dan reklamasi pascatambang, kemampuan analisis dan penggunaan perangkat lunak menjadi bagian penting dalam menyelesaikan persoalan yang diberikan panitia.
Bagi mahasiswa Teknik Pertambangan UNDOVA, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan yang selama ini dikembangkan melalui kegiatan akademik maupun latihan mandiri di lingkungan organisasi mahasiswa.
Intan menilai capaian tersebut juga menjadi modal penting bagi mahasiswa Teknik Pertambangan UNDOVA untuk terus mengembangkan kemampuan dan berkompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.
Di bawah kepemimpinan HMT UNDOVA, ia optimistis mahasiswa Teknik Pertambangan dapat kembali mencatatkan prestasi dalam berbagai kompetisi pertambangan, baik di tingkat regional maupun nasional.
“Di bawah komando HMT, kami semakin yakin dan optimistis untuk meraih prestasi dan menghasilkan karya-karya berikutnya di level nasional,” katanya.
Ia menegaskan, prestasi tersebut bukan semata-mata pencapaian individu maupun tim, tetapi dipersembahkan untuk UNDOVA, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dan Provinsi NTB.
Menurut Intan, keberhasilan mahasiswa Teknik Pertambangan UNDOVA di tingkat regional menjadi bukti bahwa sumber daya manusia (SDM) muda asal NTB memiliki kemampuan untuk bersaing dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain maupun insan profesional di bidang pertambangan.
“Hasil dan prestasi ini kami persembahkan untuk UNDOVA, KSB, dan NTB. Ini menjadi bukti bahwa SDM putra-putri NTB mampu berkompetisi dengan kampus maupun lembaga profesi pertambangan lainnya,” ujarnya dengan optimistis.
Prestasi tersebut sekaligus diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya di UNDOVA untuk terus mengembangkan kompetensi, terutama keterampilan yang berkaitan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi di sektor pertambangan.
Bagi mahasiswa Teknik Pertambangan, penguasaan perangkat lunak seperti ArcGIS dan Surpac menjadi salah satu keterampilan pendukung dalam memahami berbagai tahapan pekerjaan pertambangan, mulai dari eksplorasi, pengolahan dan visualisasi data, perencanaan kegiatan tambang, hingga mendukung perencanaan reklamasi dan pascatambang.
Capaian Juara II Permata Mining Competition se-NTB juga memperlihatkan pentingnya perpaduan antara pengetahuan akademik, keterampilan teknologi, latihan mandiri, dan kerja sama tim dalam menghadapi kompetisi di bidang pertambangan.
Dengan capaian tersebut, mahasiswa Teknik Pertambangan UNDOVA diharapkan tidak berhenti pada prestasi regional. Pengalaman yang diperoleh dari kompetisi ini menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi serupa di tingkat nasional.
Bagi UNDOVA, prestasi mahasiswa tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia daerah sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa asal NTB memiliki peluang dan kemampuan untuk tampil dalam kompetisi yang lebih luas.
Kompak, terus belajar, dan gaspol menuju prestasi tingkat nasional. (02)












