Mataram, Bintangtv.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa meresmikan Rumah Singgah BAZNAS Sumbawa di Kota Mataram, Jumat (31/7/2026).
Kehadiran rumah singgah ini menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu, khususnya para mustahiq yang harus menjalani pengobatan lanjutan di rumah sakit rujukan di Kota Mataram.
Peresmian tersebut dihadiri Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, tokoh masyarakat Sumbawa di Mataram, serta warga Sumbawa dan masyarakat sekitar.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan Rumah Singgah BAZNAS merupakan salah satu program yang telah tercantum dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) BAZNAS Kabupaten Sumbawa.
Menurutnya, rumah singgah tersebut dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan para mustahiq, yakni masyarakat yang berhak menerima zakat, beserta keluarganya yang harus menjalani pengobatan di Kota Mataram.
“Rumah singgah ini diperuntukkan bagi mustahiq asal Kabupaten Sumbawa yang sedang menjalani pengobatan di rumah sakit rujukan di Kota Mataram. Namun, untuk memanfaatkan fasilitas ini terdapat standar operasional prosedur (SOP) yang harus dipenuhi,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, selama ini banyak keluarga mustahiq yang mengalami kesulitan ekonomi akibat tingginya biaya akomodasi selama mendampingi anggota keluarganya menjalani perawatan di rumah sakit rujukan.
“Bahkan tidak sedikit yang terpaksa menjual seluruh harta bendanya demi membiayai kebutuhan selama proses pengobatan. Karena itu, rumah singgah ini diharapkan dapat meringankan beban mereka,” ujarnya.
Ketua BAZNAS juga menegaskan bahwa dana zakat yang dihimpun dari masyarakat akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kemaslahatan masyarakat Sumbawa, terutama para mustahiq.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena BAZNAS Kabupaten Sumbawa telah memperoleh predikat WTP dari BAZNAS Provinsi NTB sebagai bentuk pengelolaan keuangan yang akuntabel.
Selain itu, BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyatakan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mewujudkan 10 Program Unggulan Jarot–Ansori.
“Setiap bulan, BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyalurkan dana tidak kurang dari Rp400 juta kepada para mustahiq melalui berbagai program,” katanya.
Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengapresiasi berbagai capaian dan inovasi yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam membantu masyarakat.
Menurut Bupati, perkembangan BAZNAS Kabupaten Sumbawa sangat signifikan dari tahun ke tahun, baik dari sisi penghimpunan dana zakat maupun program-program yang dijalankan.
“Progres BAZNAS sudah luar biasa. Awalnya dana yang dikelola sekitar Rp3 miliar, dan sekarang kita menargetkan pada tahun 2027 penghimpunan zakat dapat mencapai Rp7 miliar,” ujar Bupati.
Ia menilai BAZNAS tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan konsumtif, tetapi juga menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Program-program tersebut meliputi bantuan di bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi melalui bantuan rombong usaha dan modal usaha, hingga bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni.
“Semua program ini menunjukkan bahwa zakat dapat menjadi instrumen yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran,” kata Bupati.
Bupati berharap keberadaan Rumah Singgah BAZNAS Sumbawa di Kota Mataram dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Sumbawa yang sedang menjalani pengobatan, sehingga mereka tidak lagi terbebani oleh tingginya biaya tempat tinggal selama mendampingi anggota keluarga yang dirawat di rumah sakit. (01)












