Politik pemerintahan

Bupati Sumbawa Tegaskan Promosi Jabatan ASN Berbasis Talenta, Pemkab Sumbawa Paparkan Sistem Merit di BKN

5
×

Bupati Sumbawa Tegaskan Promosi Jabatan ASN Berbasis Talenta, Pemkab Sumbawa Paparkan Sistem Merit di BKN

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Bintangtv.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan komitmennya membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kinerja melalui penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis Sistem Merit. Komitmen tersebut disampaikan saat memimpin Ekspose Manajemen Talenta Pemerintah Kabupaten Sumbawa di hadapan jajaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

 

iklan

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah, Kepala BKPSDM, serta Tim Manajemen Talenta Kabupaten Sumbawa. Mereka memaparkan implementasi sistem manajemen talenta yang telah dikembangkan sebagai bagian dari reformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

 

Mengawali paparannya, Bupati Jarot menyampaikan apresiasi kepada Kepala BKN beserta jajaran atas dukungan dan pendampingan yang terus diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat penerapan Sistem Merit.

 

“Di era akselerasi digital dan tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis, birokrasi tidak lagi dapat dijalankan dengan pola-pola lama. Daerah membutuhkan ASN yang kompeten, berintegritas, memiliki kapasitas kepemimpinan, serta berkinerja tinggi untuk menjawab tantangan pembangunan,” tegasnya.

 

Menurut Bupati, penerapan Manajemen Talenta bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi merupakan strategi jangka panjang untuk membangun birokrasi yang mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas sekaligus mendukung terwujudnya visi “Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera”.

 

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas aparatur yang menjalankan roda pemerintahan. Karena itu, transformasi birokrasi menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Sumbawa sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2025–2029.

 

Dalam pemaparannya, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga menyampaikan kondisi terkini sumber daya ASN. Hingga 15 Juli 2026, jumlah ASN di Kabupaten Sumbawa mencapai 12.220 orang, terdiri atas 5.504 Pegawai Negeri Sipil (PNS), 3.780 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan 2.936 PPPK Paruh Waktu. Dari jumlah tersebut, ASN perempuan mencapai 57,54 persen, sedangkan laki-laki 42,46 persen.

 

Data tersebut menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pengembangan karier berbasis kompetensi dan kinerja. Saat ini, Kabupaten Sumbawa memiliki 691 jabatan manajerial, dengan 622 jabatan telah terisi atau sekitar 90,01 persen, sementara 69 jabatan lainnya masih kosong.

 

Salah satu jabatan strategis yang menjadi simulasi penerapan Manajemen Talenta adalah Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah menyiapkan sejumlah kandidat potensial berdasarkan hasil pemetaan talenta sehingga proses pengisian jabatan nantinya mengedepankan kompetensi, kinerja, dan potensi kepemimpinan.

 

Bupati Jarot menegaskan seluruh kebijakan promosi, rotasi, dan pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan mengacu pada hasil pemetaan talenta ASN.

 

“Saya berkomitmen penuh menjadikan hasil pemetaan talenta ASN sebagai rujukan utama dalam setiap kebijakan promosi, rotasi, dan pengisian jabatan. Tidak ada lagi ruang bagi pertimbangan subjektif yang mengabaikan prinsip kualifikasi dan kinerja,” tegasnya.

 

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyiapkan tiga langkah strategis, yakni memastikan keberlanjutan penerapan Sistem Merit dan Manajemen Talenta sebagai dasar seluruh kebijakan kepegawaian, memperkuat dukungan anggaran, digitalisasi, dan kapasitas BKPSDM, serta mempercepat pengembangan kompetensi ASN, khususnya pegawai yang masuk dalam Talent Pool agar siap menjadi pemimpin birokrasi di masa depan.

 

Dalam sesi ekspose, Tim Manajemen Talenta Kabupaten Sumbawa juga mempresentasikan pemetaan talenta ASN, simulasi penerapan sistem, strategi retensi talenta, hingga rencana pengembangan kompetensi aparatur. Paparan tersebut mendapat berbagai masukan dan evaluasi dari pejabat pimpinan tinggi BKN sebagai bagian dari penyempurnaan implementasi Sistem Merit di Kabupaten Sumbawa.

 

Menutup paparannya, Bupati Jarot menyatakan Pemerintah Kabupaten Sumbawa terbuka terhadap seluruh masukan dan pendampingan dari BKN agar penerapan Manajemen Talenta semakin matang dan mampu menjadi salah satu praktik terbaik dalam pengelolaan ASN di Indonesia. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *