Sumbawa, Bintangtv.id – KRI KRI Pulau Rimau-724 milik Koarmada II menuntaskan misi Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 di wilayah Kabupaten Sumbawa dengan menyasar pulau-pulau terluar, yakni Pulau Moyo dan Pulau Medang.
Kedatangan KRI Pulau Rimau-724 di Pelabuhan Badas, Kecamatan Labuhan Badas, Kamis (21/05/2026), disambut Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Budi Prasetiyo bersama jajaran Forkopimda dan instansi terkait.
Turut hadir dalam penyambutan tersebut jajaran Kodim 1607/Sumbawa, Wakapolres Sumbawa beserta anggota, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Badas, serta sejumlah pejabat TNI AL dan tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat dari Bank Indonesia.
Adapun pejabat yang onboard dalam kegiatan tersebut antara lain Kas Guskamla Koarmada II Kolonel Laut (P) Irwan Aditya Winarno dan Paban Pamgal Sintel Guskamla Koarmada II Letkol Laut (KH) Eko Purwanto bersama 15 personel Tim ERB Bank Indonesia Tahun 2026.
Di sela kegiatan, Sekda Sumbawa menyampaikan bahwa KRI Pulau Rimau-724 mendukung penuh pelaksanaan program Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 yang merupakan kerja sama antara TNI AL dan Bank Indonesia untuk menjangkau wilayah kepulauan, terdepan, terluar, dan terpencil (3T).
“KRI Pulau Rimau-724 hadir untuk mendukung pelayanan penukaran uang rupiah layak edar bagi masyarakat di pulau-pulau terluar Kabupaten Sumbawa,” ujar Budi Prasetiyo.
Selain melaksanakan layanan penukaran uang baru dan layak edar, kegiatan ERB juga diisi dengan sosialisasi “Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah” kepada masyarakat setempat.
Menurut Sekda, program tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai fungsi rupiah sebagai simbol kedaulatan negara sekaligus meningkatkan rasa bangga menggunakan mata uang nasional.
“Untuk wilayah Kabupaten Sumbawa, ERB 2026 menyasar Pulau Moyo dan Pulau Medang. Tim turun langsung menemui masyarakat untuk memastikan warga di pulau kecil tetap mendapatkan akses uang rupiah yang layak edar,” jelasnya.
Ia menambahkan, edukasi terkait pentingnya rupiah terus diberikan kepada masyarakat agar tumbuh rasa memiliki dan kebanggaan terhadap mata uang Indonesia.
“Kegiatan sosialisasi ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta dan bangga masyarakat terhadap rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa,” pungkasnya. (01)












