Politik pemerintahan

330 CJH Sumbawa Diberangkatkan, Bupati Jarot Ingatkan Pentingnya Menjaga Niat dan Kondisi Fisik

4
×

330 CJH Sumbawa Diberangkatkan, Bupati Jarot Ingatkan Pentingnya Menjaga Niat dan Kondisi Fisik

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Sebanyak 330 Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Sumbawa yang tergabung dalam Kloter 14 resmi dilepas menuju Tanah Suci Mekkah oleh Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot di Pendopo Bupati Sumbawa, Jumat (8/5/2026).

 

iklan

Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru. Turut hadir Wakil Bupati Sumbawa, Forkopimda, Sekda, Ketua TP PKK, Ketua GOW, Ketua Dharma Wanita, para staf ahli, asisten, kepala OPD, Kabag, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sumbawa, serta keluarga jemaah.

 

Dalam sambutannya, Bupati Jarot mengaku momen pelepasan jemaah haji tahun ini terasa sangat mengharukan, terlebih bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-62. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih atas doa seluruh masyarakat yang hadir.

 

“Saya akan berdoa dengan ikhlas untuk seluruh jemaah, semoga diberikan kesehatan, keselamatan, dan menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.

 

Bupati juga menggambarkan perjuangan panjang para jemaah untuk bisa berangkat ke Tanah Suci. Menurutnya, ada yang menabung sejak muda, menjual hasil panen, memelihara ternak, menyisihkan hasil melaut, hingga hidup hemat demi mewujudkan impian berhaji.

 

“Bahkan ada yang menunggu belasan tahun. Selama ini hanya melihat Ka’bah lewat televisi sambil bertanya kapan giliran mereka tiba,” tuturnya.

 

Mengutip QS Ali Imran ayat 97, Bupati menegaskan bahwa kemampuan berhaji bukan hanya soal materi, melainkan panggilan Allah SWT.

 

“Banyak yang punya harta tetapi belum dipanggil, banyak yang sehat namun belum mendapat kesempatan. Hari ini bapak dan ibu mengenakan seragam haji, itu tanda Allah sedang memuliakan,” katanya.

 

Ia pun mengingatkan para jemaah agar menjaga niat selama menjalankan ibadah haji dan tidak menjadikan perjalanan suci sekadar wisata religi atau berburu oleh-oleh.

 

“Jangan sibuk menghitung kiloan kurma, tetapi lupa menghitung dosa yang harus ditinggalkan di Tanah Suci,” pesan Bupati.

 

Selain itu, Bupati Jarot juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan mengingat cuaca di Arab Saudi cukup ekstrem.

 

“Jangan memaksakan diri. Istirahat cukup, makan teratur, jangan begadang. Ibadah haji bukan perlombaan siapa paling kuat ke masjid, tetapi bagaimana seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik dan pulang dalam keadaan sehat,” jelasnya.

 

Kepada para petugas haji, Bupati meminta agar terus memberikan ketenangan, pendampingan, dan semangat kepada para jemaah, bukan hanya bantuan teknis semata.

 

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menitipkan doa agar para jemaah mendoakan Kabupaten Sumbawa di tempat-tempat mustajab.

 

“Doakan Sumbawa tetap aman, rukun, pemimpinnya amanah, dan masyarakatnya sejahtera,” pintanya.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sumbawa Ardi Suzami menyampaikan bahwa 330 jemaah haji tahun ini merupakan calon jemaah yang telah menunggu antrean sekitar 13 tahun.

 

Ia juga membacakan pantun di hadapan para jemaah dan tamu undangan:

 

“Jalan pagi bersama bu guru,

Mampir di warung sarapan bubur,

Sungguh riang jemaah haji berbaju biru,

Semoga memperoleh haji yang mabrur.”

 

Dijelaskan, dari total 330 jemaah, terdiri dari 181 perempuan dan 149 laki-laki. Jemaah termuda tercatat atas nama Alvin Suryatama berusia 24 tahun asal Kecamatan Rhee, sedangkan jemaah tertua adalah Ibrahim Hamid berusia 87 tahun asal Kecamatan Maronge.

 

Para jemaah diketahui mendaftar sejak September hingga Desember 2012, ditambah sebagian pendaftar Januari 2013.

 

Untuk jadwal keberangkatan, jemaah diterima di Asrama Haji Embarkasi Lombok pada Jumat (8/5/2026) pukul 16.45 WITA dan diterbangkan menuju Jeddah pada Sabtu (9/5/2026) pukul 16.45 WITA. Kloter 14 tergabung bersama jemaah asal Kabupaten Bima dan Kabupaten Sumbawa Barat serta masuk dalam gelombang kedua yang langsung melaksanakan umrah setibanya di Tanah Suci.

 

Di akhir laporannya, Ardi Suzami memohon doa seluruh masyarakat agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kemudahan, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *