Politik pemerintahan

Resmikan Pos Damkar Lunyuk, Bupati Sumbawa: Ini Bukan Sekadar Bangunan, tapi Penyelamat Nyawa Warga Selatan

38
×

Resmikan Pos Damkar Lunyuk, Bupati Sumbawa: Ini Bukan Sekadar Bangunan, tapi Penyelamat Nyawa Warga Selatan

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi mengoperasikan Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Zona Kecamatan Lunyuk sebagai upaya mempercepat respons penanganan keadaan darurat di wilayah selatan.

Peresmian dilakukan oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin, yang diwakili kepala dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa H. Sahabuddin. Ia menegaskan kehadiran pos ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat.

iklan

Menurutnya, pembangunan pos Damkar ini bukan sekadar menambah gedung atau melengkapi struktur organisasi, melainkan jawaban atas persoalan jarak, waktu, dan risiko yang selama ini dihadapi warga saat terjadi keadaan darurat.

“Pos Damkar ini adalah jawaban atas jarak, waktu, dan risiko yang selama ini dihadapi masyarakat Lunyuk. Dalam situasi darurat, waktu respons adalah segalanya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, karakteristik wilayah selatan Sumbawa dengan jarak antardesa yang berjauhan, kondisi geografis pesisi­r dan perbukitan, serta akses jalan yang tidak selalu ideal, membuat layanan darurat harus ditempatkan lebih dekat dengan masyarakat.

Belajar dari pengalaman Pos Damkar Zona Empang yang lebih dulu beroperasi, kehadiran pos di lokasi strategis terbukti mampu memangkas waktu tanggap dan meminimalkan dampak kebakaran.

“Ketika jarak tempuh bisa dipangkas, waktu tanggap bisa ditekan di bawah 15 menit, luas kebakaran dapat diminimalkan, dan risiko korban jiwa berkurang signifikan. Selisih lima sampai sepuluh menit saja bisa menentukan satu rumah atau satu kampung,” jelasnya.

Ia juga menyinggung pengalaman kebakaran di wilayah selatan, di mana keterbatasan jarak dan armada membuat api lebih dulu membesar sebelum petugas tiba.

“Kita tidak ingin cerita seperti itu terus berulang. Karena itu, Pos Damkar Lunyuk ini harus menjadi solusi nyata,” ujarnya.

Selain penanganan kebakaran, pos ini juga akan melayani berbagai operasi penyelamatan nonkebakaran, seperti evakuasi kecelakaan lalu lintas, penanganan pohon tumbang, evakuasi hewan berbahaya, penyelamatan korban bencana alam, hingga bantuan darurat lainnya.

“Damkar hari ini adalah garda kemanusiaan, bukan semata pemadam api,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa upaya keselamatan tidak bisa hanya dibebankan kepada petugas. Peran masyarakat dalam pencegahan tetap menjadi kunci utama, mengingat banyak kasus kebakaran dipicu hal-hal sederhana seperti instalasi listrik yang tidak standar atau kelalaian penggunaan kompor dan tabung gas.

Karena itu, ia berharap Pos Damkar Lunyuk juga berfungsi sebagai pusat edukasi keselamatan bagi masyarakat.

“Diharapkan pos ini menjadi tempat belajar bersama, tempat sosialisasi, dan membangun kesadaran bahwa menjaga keselamatan dimulai dari rumah masing-masing,” katanya.

Di akhir sambutan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa atas dedikasi dan pengabdian mereka.

“Tugas saudara-saudara bukan tugas ringan. Risiko tinggi, jam kerja tidak menentu, dan sering bekerja dalam sunyi. Namun di sanalah nilai pengabdian itu berada,” ucapnya.

Ia juga menitipkan pesan kepada masyarakat Lunyuk agar menjaga fasilitas tersebut serta segera melapor jika terjadi keadaan darurat.

“Jaga pos ini seperti milik sendiri. Jangan ragu melapor. Dalam urusan keselamatan, menunda berarti mempertaruhkan segalanya,” pungkasnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *