Sumbawa, Bintangtv.id – Banjir yang melanda Kecamatan Empang berdampak luas terhadap permukiman warga di sejumlah desa. Tercatat sebanyak 1.215 kepala keluarga atau sekitar 3.620 jiwa terdampak akibat luapan air yang merendam rumah, fasilitas umum, hingga infrastruktur jalan.
Data tersebut disampaikan Camat Empang, Abdul Rais, saat mendampingi Bupati Sumbawa dalam rapat terbatas dan penyerahan bantuan bagi korban banjir di Kantor Camat Empang, Minggu (8/2/2026).
Menurutnya, kerusakan terparah terjadi di Desa Jotang, khususnya Dusun Tero. Di wilayah tersebut, jembatan dan badan jalan mengalami kerusakan, sementara sekolah dasar setempat sempat terendam banjir.
“Di Dusun Tero ada jembatan dan jalan rusak, sekolah juga terendam. Selain itu, ada titik longsor di jalan desa yang mengganggu akses warga,” jelas Abdul Rais.
Sejumlah desa juga mengusulkan pembangunan infrastruktur pengendali banjir seperti pengaman tebing, tanggul, hingga bronjong di bantaran sungai untuk mencegah luapan air saat hujan deras.
“Warga berharap ada bronjong dan pengaman tebing supaya banjir tidak langsung masuk ke permukiman,” tambahnya.
Meski menimbulkan kerugian material dan kerusakan infrastruktur, Camat memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Saat ini, kebutuhan mendesak warga terdampak adalah pasokan air bersih, khususnya di wilayah Empang Bawah dan Empang Atas, serta bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami sangat membutuhkan air bersih dan logistik tambahan untuk masyarakat,” ujarnya.
Untuk membantu meringankan beban korban, Bupati Sumbawa menyerahkan langsung bantuan sembako dan kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tersebut meliputi bahan makanan pokok, perlengkapan anak-anak, serta kebutuhan khusus bagi lansia.
Pemerintah daerah bersama aparat kecamatan, desa, dan relawan terus melakukan pendataan serta penanganan lanjutan, termasuk pembersihan sisa lumpur dan pemulihan fasilitas umum agar aktivitas warga dapat kembali normal.
Dengan kolaborasi semua pihak, diharapkan penanganan pascabanjir di Empang dapat berjalan cepat dan kebutuhan dasar masyarakat segera terpenuhi. (01)












