Politik pemerintahan

Sumbawa Selangkah Lebih Dekat Jadi Rumah SMA Unggul Garuda, Wamen Dikti Turun Langsung Tinjau Lokasi

22
×

Sumbawa Selangkah Lebih Dekat Jadi Rumah SMA Unggul Garuda, Wamen Dikti Turun Langsung Tinjau Lokasi

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id– Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan keseriusan dan kesiapan penuh untuk menjadi lokasi pembangunan SMA Unggul Garuda, salah satu program strategis nasional di bidang pendidikan. Hal tersebut ditandai dengan kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Stella Christie, Ph.D, ke Kabupaten Sumbawa, Kamis (8/1/2026).

 

iklan

Kunjungan Wamen Dikti Saintek disambut langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, didampingi Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala Bappeda, serta jajaran perangkat daerah terkait.

 

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wamen Dikti Saintek beserta rombongan. Ia menegaskan bahwa kesiapan Kabupaten Sumbawa tidak hanya terbatas pada penyediaan lahan, namun juga meliputi kesiapan infrastruktur dasar, dukungan regulasi daerah, potensi kawasan sekitar, dukungan sosial masyarakat, serta komitmen kebijakan jangka panjang agar pembangunan dan pengelolaan SMA Unggul Garuda dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

 

Sebagai wujud kesiapan konkret, Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah menyiapkan dua alternatif lokasi strategis. Lokasi pertama berada di Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes, berupa lahan milik Pemkab Sumbawa seluas 20 hektare yang bersebelahan dengan markas Batalyon Infanteri TP. Sementara opsi kedua berada di kawasan Samota dengan luas lahan yang sama, berdekatan dengan Sirkuit MXGP, Sport Center, serta rencana pembangunan Batalyon Marinir.

 

Pada kesempatan tersebut, Prof. Stella Christie menjelaskan bahwa pembangunan SMA Unggul Garuda merupakan visi langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang telah digagas sejak Februari 2024 dan diajukan secara resmi pada Mei 2024. Program ini bertujuan membuka akses pendidikan menengah berkualitas tinggi bagi putra-putri terbaik bangsa dari seluruh Indonesia tanpa memandang latar belakang sosial dan ekonomi.

 

Pembangunan satu unit SMA Unggul Garuda diperkirakan menelan anggaran antara Rp213 miliar hingga Rp250 miliar. Sekolah ini akan menerapkan kurikulum nasional yang diperkaya standar internasional, dilengkapi sistem asrama, serta memberikan beasiswa penuh kepada seluruh peserta didik yang direkrut melalui seleksi nasional yang ketat dan transparan.

 

Prof. Stella juga menegaskan bahwa SMA Unggul Garuda dibangun di atas tiga pilar utama, yakni pemerataan akses pendidikan berkualitas, pengembangan sekolah sebagai inkubator calon pemimpin bangsa, serta penguatan prestasi akademik yang berpadu dengan pengabdian kepada masyarakat. Pembangunan sekolah di daerah dinilai penting agar siswa dapat berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar sekaligus memberi dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat setempat.

 

Selain itu, pemerintah pusat telah menyiapkan dukungan lanjutan berupa pembiayaan pendidikan bagi lulusan SMA Unggul Garuda untuk melanjutkan studi ke universitas-universitas terbaik dunia. Jejaring dengan perguruan tinggi kelas dunia juga telah dibangun guna memastikan lulusan memiliki daya saing global dan tetap berkomitmen membangun Indonesia.

 

Dalam skala nasional, pemerintah menargetkan pembangunan 20 SMA Unggul Garuda, dengan empat sekolah telah memasuki tahap pembangunan, serta penguatan 80 Sekolah Garuda Transformasi, yaitu sekolah-sekolah berprestasi yang ditingkatkan agar mampu bersaing masuk universitas kelas dunia.

 

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, Prof. Stella bersama Bupati Sumbawa dan jajaran meninjau langsung kawasan Samota yang menjadi salah satu alternatif utama lokasi pembangunan. Kawasan tersebut dinilai sangat strategis karena berdekatan dengan Kawasan Ekonomi Khusus Samota serta memiliki keunggulan panorama alam Teluk Saleh. Peninjauan alternatif lokasi di Desa Kerekeh dijadwalkan akan dilaksanakan pada Jumat, 9 Januari 2026.

 

Dengan berbagai kesiapan tersebut, Kabupaten Sumbawa menegaskan diri sebagai daerah yang siap secara teknis, administratif, dan sosial untuk menjadi tuan rumah SMA Unggul Garuda, sekaligus berperan aktif dalam agenda besar pembangunan sumber daya manusia unggul Indonesia. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *