Politik pemerintahan

Pemkab Sumbawa Tegaskan Lahan Sekolah Garuda Berstatus Aset Daerah

43
×

Pemkab Sumbawa Tegaskan Lahan Sekolah Garuda Berstatus Aset Daerah

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa memastikan lahan seluas 21 hektare yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Garuda di kawasan Samota berstatus aset milik pemerintah daerah dan telah bersertifikat, sehingga aman untuk segera dibangun.

 

iklan

Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot menyampaikan bahwa seluruh aset tanah di kawasan Samota telah tercatat secara sah atas nama pemerintah daerah. Dengan demikian, tidak ada kendala hukum maupun administrasi dalam rencana pembangunan Sekolah Garuda di wilayah tersebut.

 

“Semua aset di kawasan Samota sudah bersertifikat atas nama pemerintah daerah, sehingga tidak ada persoalan ketika Sekolah Garuda mulai dibangun di Sumbawa,” ujar Bupati Sumbawa, Sabtu (17/1/2026).

 

Bupati yang akrab disapa Haji Jarot itu juga menegaskan bahwa Pemkab Sumbawa tidak mempermasalahkan apabila lahan tersebut nantinya dihibahkan kepada pemerintah pusat sebagai bagian dari tahapan pembangunan Sekolah Garuda. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

 

“Kalau memang harus dihibahkan ke Dikti, tentu akan kita proses. Kami siap mendukung penuh selama itu untuk kepentingan pembangunan SDM unggul,” katanya.

 

Selain lahan di kawasan Samota, Pemkab Sumbawa juga menyiapkan alternatif lokasi lain di Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes. Di wilayah tersebut, pemerintah daerah telah menyediakan lahan seluas sekitar 20 hektare yang juga berstatus aset pemerintah dan telah bersertifikat.

 

Haji Jarot menambahkan, kesiapan Sumbawa tidak hanya terbatas pada penyediaan lahan, tetapi juga mencakup dukungan infrastruktur dasar, potensi kawasan sekitar, kesiapan regulasi daerah, serta dukungan sosial dari masyarakat.

 

“Secara prinsip, Sumbawa sudah sangat siap. Baik dari aspek teknis, administratif, maupun sosial untuk menjadi tuan rumah SMA Unggul Garuda,” tegasnya.

 

Ia pun berharap pembangunan Sekolah Garuda dapat terealisasi di Sumbawa dan memberikan kontribusi nyata bagi agenda besar pembangunan sumber daya manusia unggul Indonesia.

 

Sebelumnya, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Dikti Saintek) Prof. Dr. Stella Christie menjelaskan bahwa pembangunan SMA Garuda merupakan visi langsung Presiden Prabowo Subianto. Program ini dirancang untuk membuka akses pendidikan menengah berkualitas tinggi bagi putra-putri terbaik bangsa tanpa memandang latar belakang sosial dan ekonomi.

 

Menurut Prof. Stella, anggaran pembangunan satu unit SMA Garuda diperkirakan berkisar antara Rp213 miliar hingga Rp250 miliar. Sekolah ini akan menerapkan kurikulum nasional yang diperkaya standar internasional, dilengkapi sistem asrama, serta memberikan beasiswa penuh kepada seluruh peserta didik yang direkrut melalui seleksi nasional yang ketat dan transparan.

 

“SMA Garuda dibangun di atas tiga pilar utama, yakni pemerataan akses pendidikan berkualitas, pengembangan sekolah sebagai inkubator calon pemimpin bangsa, serta penguatan prestasi akademik yang berpadu dengan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *