Politik pemerintahan

Rayakan Hari Ibu, Ketua GOW Sumbawa Tegas Ajak Warga Cegah Pernikahan Dini

30
×

Rayakan Hari Ibu, Ketua GOW Sumbawa Tegas Ajak Warga Cegah Pernikahan Dini

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Dalam momentum Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, menyerukan pentingnya peran perempuan dan masyarakat dalam mencegah pernikahan dini. Seruan ini disampaikan saat menghadiri acara Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak di Aula Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan yang digelar untuk memperingati Hari Ibu ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, DGH. Faisal, S.Ag., M.M.Inov., Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sekretaris DP2KBP3A, serta perwakilan sejumlah organisasi wanita dan perangkat daerah terkait.

iklan

Dalam sambutannya, Ketua GOW Kabupaten Sumbawa menekankan pentingnya peran ibu-ibu dan tokoh perempuan dalam menyebarkan pemahaman tentang bahaya pernikahan dini. Ia berharap peserta sosialisasi dapat menjadi “perpanjangan tangan” untuk mengedukasi masyarakat di lingkungan masing-masing, termasuk melalui majelis taklim dan kegiatan keagamaan lainnya.

“Kami berharap para ibu yang hadir di sini tidak hanya memahami, tetapi juga ikut menyampaikan pesan penting ini kepada masyarakat. Dengan pengetahuan yang luas tentang bahaya pernikahan dini, kita dapat melindungi anak-anak dari risiko sosial, kesehatan, dan psikologis yang bisa muncul akibat pernikahan di usia muda,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, DGH. Faisal, menegaskan bahwa pihaknya memiliki peran penting dalam mendukung upaya pencegahan pernikahan dini melalui program Solusi Holistik Berbasis Keluarga Sakinah. Kemenag terus memperkuat program Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin (Bimwin Catin) serta Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) untuk memberikan pemahaman tentang kesehatan reproduksi, perencanaan masa depan, dan risiko pernikahan anak.

“Melalui KUA yang menjadi garda terdepan, kami berkomitmen memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat agar lebih memahami pentingnya kesiapan usia dan mental dalam membangun keluarga. Upaya ini kami harapkan dapat menekan angka pernikahan dini di Kabupaten Sumbawa,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan bersama seluruh unsur masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga dan memastikan generasi muda Sumbawa tumbuh dalam lingkungan yang sehat, berpendidikan, dan siap menghadapi masa depan dengan lebih baik. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *