Headline

Koperasi Tambang Salurkan SHU ke 29 Desa, Kapolda NTB: Manfaatnya Harus Sampai ke Masyarakat

133
×

Koperasi Tambang Salurkan SHU ke 29 Desa, Kapolda NTB: Manfaatnya Harus Sampai ke Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id — Suasana Kantor Bupati Sumbawa pada Senin, 17 November 2025, dipenuhi tamu penting dari berbagai kementerian, pemerintah daerah, hingga jajaran kepolisian lintas provinsi. Dalam kegiatan bhakti sosial tersebut, Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.H., S.I.K. menegaskan komitmen kuat Polri dalam mengawal penyaluran Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Produsen Salonong Bukit Lestari Sumbawa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Koperasi untuk Negeri, Polri untuk Masyarakat” sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin 3, 4, 5, 6, dan 8 yang menekankan pemerataan ekonomi, peningkatan kesejahteraan, ketahanan sosial, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

iklan

Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian ESDM, Kemenkop UKM, Kantor Staf Presiden, Forkopimda NTB, sejumlah gubernur dan kapolda dari berbagai provinsi, tokoh agama, akademisi, dan para ketua koperasi di wilayah Pulau Sumbawa.

Dalam sambutannya, Kapolda NTB menyampaikan bahwa penyaluran SHU tahun ini diarahkan untuk memperkuat agenda pembangunan nasional. Ia menegaskan bahwa Asta Cita menjadi pedoman penting dalam menentukan fokus penggunaan SHU, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Sebagaimana arahan Presiden Prabowo, Asta Cita menjadi landasan untuk memperkuat pemerataan ekonomi, ketahanan sosial, dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, penyaluran SHU kami fokuskan pada program-program yang sejalan dengan agenda tersebut,” ujarnya.

Kapolda NTB memaparkan delapan prioritas penggunaan SHU Koperasi Salonong Bukit Lestari, yaitu penguatan kesejahteraan anggota koperasi, pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar tambang termasuk UMKM dan pelatihan kerja, peningkatan akses pendidikan melalui beasiswa, peningkatan layanan kesehatan, perbaikan infrastruktur lokal, program lingkungan berkelanjutan termasuk rehabilitasi pascatambang, penguatan cadangan modal koperasi, serta program sosial kemasyarakatan.

Dengan langkah-langkah tersebut, menurut Kapolda, koperasi tambang diharapkan tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat luas.

Dalam kegiatan itu, SHU disalurkan kepada 29 desa di 5 kecamatan dengan total penerima manfaat mencapai 3.403 orang. Penyerahan dilakukan secara simbolis bersama para pimpinan daerah yang hadir.

Kapolda NTB menegaskan bahwa angka tersebut bukan sekadar data, tetapi gambaran nyata hasil kerja sama antara koperasi, pemerintah, masyarakat, dan Polri dalam mendorong peningkatan kesejahteraan.

“Kami berharap penyaluran SHU ini memperkuat kontribusi koperasi dalam mendukung pembangunan nasional. Semoga apa yang dilakukan hari ini membawa manfaat nyata bagi anggota, masyarakat, dan daerah tambang,” katanya.

Menutup sambutannya, Kapolda NTB menegaskan bahwa Polri akan terus mengawal dan mendukung penguatan koperasi, khususnya di wilayah pertambangan, agar menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang transparan, adil, dan tepat sasaran.

“Ini bukan hanya tentang SHU, tetapi tentang bagaimana koperasi menjadi mesin kesejahteraan masyarakat. Polri akan selalu hadir memastikan prosesnya berjalan dengan baik,” tutupnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *