Sumbawa, Bintangtv.id – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa kembali mengintensifkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Setelah sebelumnya dilaksanakan di wilayah Moyo Hilir dan Buer, program deteksi dini melalui tes urine kini digelar di SMPN 1 Utan. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, dengan melibatkan 30 siswa sebagai peserta.
Kegiatan yang dipimpin oleh Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Sumbawa tersebut juga melibatkan Badan Kesbangpol Kabupaten Sumbawa sebagai mitra pelaksana. Tes urine dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mempertegas pentingnya lingkungan sekolah yang bebas dari narkoba.
Kepala BNNK Sumbawa, AKBP Denny Priadi, S.M., S.Sos., mengungkapkan bahwa deteksi dini merupakan salah satu langkah strategis untuk mengantisipasi masuknya peredaran dan penyalahgunaan narkotika ke lingkungan pendidikan. Ia menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman untuk tumbuh kembang siswa tanpa ancaman narkoba.
Menurutnya, program ini bukan hanya bertujuan untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemetaan dan pemulihan kawasan yang memiliki potensi kerawanan. “Semakin cepat potensi penyalahgunaan terdeteksi, semakin cepat pula kita dapat melakukan penanganan dan pencegahan,” jelasnya.
AKBP Denny juga menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menjaga generasi muda. Ia berharap pelaksanaan tes urine secara berkala dapat meningkatkan kepedulian seluruh pihak terhadap bahaya narkoba dan memperkuat ketahanan diri para pelajar.
“Kami ingin para siswa tumbuh sebagai generasi sehat, berprestasi, dan jauh dari pengaruh narkotika. Dukungan semua pihak sangat diperlukan untuk mewujudkan sekolah yang benar-benar bersih narkoba,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan di SMPN 1 Utan berjalan tertib dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Para siswa mengikuti proses pemeriksaan dengan disiplin. Melalui rangkaian deteksi dini ini, BNNK Sumbawa berharap upaya pencegahan terus menguat sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkoba. (01)












