Headline

BNNK Sumbawa Gelar Tes Urine Massal, Forkopimda dan Sejumlah Kepala Dinas Ikut Diperiksa

256
×

BNNK Sumbawa Gelar Tes Urine Massal, Forkopimda dan Sejumlah Kepala Dinas Ikut Diperiksa

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa bersama Badan Kesbangpol Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Koordinasi Pengembangan dan Pembinaan Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba, Selasa (18/11/2025) di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa.

 

iklan

Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta dari unsur Forkopimda dan OPD menjalani tes urine sebagai bentuk komitmen bersama memberantas penyalahgunaan narkoba.

 

Kegiatan ini dihadiri Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot MP, Kajari Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Kepala BNNK Sumbawa, serta para kepala perangkat daerah. Sedikitnya 70 peserta dari Forkopimda, asisten, staf ahli, hingga pimpinan OPD mengikuti rangkaian kegiatan, termasuk pemeriksaan urine.

 

Kepala BNNK Sumbawa, AKBP Denny Priadi S.Sos, menegaskan bahwa pelaksanaan tes urine ini merupakan wujud tekad bersama untuk memberantas narkoba di Kabupaten Sumbawa.

 

Ia mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba saat ini telah merambah semua kalangan, termasuk anak-anak dan pelajar.

 

“Karena itu dibutuhkan peran semua pihak untuk membantu BNN dan aparat dalam mencegah peredaran gelap narkoba. Tanpa dukungan masyarakat, upaya pemberantasan tidak akan maksimal,” ujarnya.

 

Denny juga menyampaikan bahwa situasi penyalahgunaan narkoba di Sumbawa sudah mengkhawatirkan, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa. Untuk itu, pemerintah daerah bersama BNN terus memperkuat pencegahan melalui implementasi kebijakan Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba yang dinilai setiap tahun.

 

Pada tahun 2024, Kabupaten Sumbawa berada dalam kategori Tanggap dari empat kategori penilaian BNN, yakni Sangat Tanggap, Tanggap, Kurang Tanggap, dan Tidak Tanggap.

 

Sementara itu, Bupati Sumbawa H. Jarot dalam arahannya menegaskan bahwa persoalan narkoba kini telah melampaui definisi kriminal klasik. Narkoba telah menjadi masalah sosial, kesehatan masyarakat, pendidikan, bahkan pemerintahan.

 

“Ini musibah besar di dalam keluarga. Jika anak-anak terjerat narkoba, mereka bukan hanya kehilangan masa depan tetapi menjadi beban. Karena itu mari kita satukan langkah, seluruh elemen mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, organisasi masyarakat hingga dunia usaha untuk memperkuat pencegahan,” imbaunya.

 

Bupati juga menekankan pentingnya keteladanan aparatur pemerintah. Menurutnya, tes urine ini bukan untuk mempermalukan, tetapi sebagai bukti bahwa pemerintah bersih sebelum mengajak masyarakat ikut bersih dari narkoba.

 

“Kalau ada ASN yang tidak hadir, tentu menjadi tanda tanya. Upaya menjadikan Sumbawa kabupaten bebas narkoba harus dimulai dari lingkungan kerja masing-masing,” tegasnya.

 

H. Jarot menambahkan bahwa penanganan narkoba tidak boleh hanya mengandalkan penindakan. Edukasi, rehabilitasi, pendampingan keluarga, dan penciptaan lingkungan sosial yang sehat juga harus diperkuat. Kolaborasi lintas sektor, lanjutnya, menjadi kunci keberhasilan dalam memerangi narkoba.

 

Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi oleh Bupati Sumbawa, Kapolres Sumbawa, dan Kepala BNNK Sumbawa, penandatanganan komitmen dan surat pernyataan oleh seluruh undangan, serta pelaksanaan tes urine massal. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *