KSB

Dukung Inovasi Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, Bupati KSB Luncurkan Aplikasi “SIGAP IBU”

141
×

Dukung Inovasi Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, Bupati KSB Luncurkan Aplikasi “SIGAP IBU”

Sebarkan artikel ini

Sumbawa barat, Bintangtv.id — Upaya menekan angka kematian ibu dan bayi di wilayahnya, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Kesehatan meluncurkan aplikasi SIGAP Ibu (Sistem Informasi Gerak Cepat Ibu dan Anak) bersamaan dengan kegiatan Gerakan Ibu Hamil Sehat, Kamis (30/10/2025)

Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si, dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-22 Kabupaten Sumbawa Barat serta Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Carlof, M.MRS., MQM, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Sumbawa Barat.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, pada tahun 2024 tercatat empat kasus kematian ibu dan sembilan belas kasus kematian bayi. Hingga Oktober 2025, angka tersebut berhasil ditekan menjadi satu kasus kematian ibu dan dua belas kasus kematian bayi.Target yang ditetapkan dalam rencana strategis daerah adalah maksimal dua kasus AKI dan tiga belas kasus AKB per tahun.

“Angka kematian ibu dan bayi merupakan cerminan kesejahteraan masyarakat. Penurunannya tidak hanya bergantung pada pelayanan medis, tetapi juga pada kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kehamilan sejak trimester pertama, pemenuhan gizi, serta deteksi dini tanda bahaya kehamilan,” jelas dr. Carlof.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyuluhan bagi ibu hamil dan pendamping, pemberian tablet tambah darah, pemeriksaan hemoglobin dan golongan darah, serta komitmen lintas sektor dalam menjaga kesehatan ibu hamil di daerah.

Sementara itu Bupati Sumbawa Barat  H. Amar Nurmansyah menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas Kesehatan atas kerja keras dan inovasi yang dilakukan untuk menekan AKI dan AKB di Kabupaten Sumbawa Barat.

“Perlindungan terhadap ibu hamil tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga tanggung jawab kita semua. Dukungan keluarga dan masyarakat sangat menentukan keselamatan ibu dan bayi,” ujar Bupati

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga secara resmi meluncurkan aplikasi SIGAP Ibu. Aplikasi ini dikembangkan untuk mempercepat penanganan keadaan darurat bagi ibu hamil dengan mengintegrasikan sistem layanan TRC Ambulans.

Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat melaporkan kondisi gawat darurat secara cepat, sementara petugas kesehatan dapat segera melakukan koordinasi untuk tindakan penanganan.

Bupati menegaskan agar seluruh bidan, petugas puskesmas, dan perangkat daerah terkait segera mengoptimalkan penggunaan aplikasi tersebut demi memperkuat sistem layanan kedaruratan ibu dan anak di Sumbawa Barat.

Kegiatan Gerakan Ibu Hamil Sehat turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain organisasi profesi IBI (Ikatan Bidan Indonesia) dan PATELKI (Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia), serta sektor swasta seperti Prodia, Kalbe, dan Praktik Bidan Mandiri Besti.

Melalui sinergi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi digital seperti aplikasi SIGAP Ibu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap ke depan tidak ada lagi kasus kematian ibu dan bayi di Bumi Pariri Lema Bariri.

Tidak hanya itu kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka menyambut hari lahir Kabupaten Sumbawa Barat ke– 22 dan hari kesehatan nasional ke- 61 tahun 2025 serta upaya bersama menurunkan AKI dan AKB dinas kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat juga melaksanakan kegiatan gerakan ibu hamil sehat dengan tema ” Ibu Hamil Sehat dengan Dukungan Hebat Wujudkan Generasi Emas untuk KSB Maju Luar Biasa,”.(02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *