Politik pemerintahan

Permudah Kelola Lahan, Bupati Sumbawa Serahkan 6 Unit Combine Harvest kepada Kelompok Tani

160
×

Permudah Kelola Lahan, Bupati Sumbawa Serahkan 6 Unit Combine Harvest kepada Kelompok Tani

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berkomitmen meningkatkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah. Hal ini ditunjukkan dengan penyerahan bantuan enam unit mesin panen padi (combine harvest) oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., kepada kelompok tani penerima.

Prosesi penyerahan berlangsung di Dusun Bangkong, Desa Karang Dima, Kamis (4/9) lalu. Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa beserta jajaran OPD terkait.

iklan

 

Bupati Sumbawa, (06/09/2025) menyatakan bahwa bantuan mesin panen ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempermudah petani mengelola lahan, mempercepat proses panen, serta meningkatkan produktivitas pertanian.

“Komben ini diharapkan mampu mendukung kesejahteraan petani sekaligus mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan agar bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tani, bukan untuk individu.

Ia mengingatkan agar seluruh penerima menjaga, merawat, dan menggunakan mesin sesuai peruntukannya. “Jangan sampai bantuan ini berpindah tangan ataupun dijual. Komben harus dipakai bersama dan dirawat agar bisa digunakan dalam jangka panjang,” tegasnya.

Adapun enam kelompok tani yang menerima bantuan masing-masing satu unit combine harvest, yakni UPJA Kalibata (Desa Bunga Eja, Kecamatan Empang), UPJA Sayap Mas (Desa Labuan Bontong, Kecamatan Tarano), UPJA Usar Jaya (Desa Plampang, Kecamatan Plampang), UPJA Lenang Rea I (Desa Gapit, Kecamatan Empang), UPJA Uma Angkuk (Desa Lopok, Kecamatan Lopok), serta UPJA Pandawa Tani (Desa Suka Maju, Kecamatan Lunyuk).

Melalui bantuan ini, Pemkab Sumbawa berharap kinerja kelompok tani semakin optimal dalam mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan daya saing sektor pertanian di Tana Samawa. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *