Umum

Dokter RSUD Asy-Syifa’ Raih Gelar Fellow ICD, Prestasi Emas di Tingkat Internasional

198
×

Dokter RSUD Asy-Syifa’ Raih Gelar Fellow ICD, Prestasi Emas di Tingkat Internasional

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Barat, Bintangtv.id – Prestasi membanggakan kembali diraih dunia kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat. Salah satu dokter spesialis RSUD Asy-Syifa’, drg. Hanif Nur Rasyid, Sp.KG, sukses meraih gelar kehormatan Fellow dari International College of Dentists (ICD), organisasi kedokteran gigi tertua dan terbesar di dunia.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam rangkaian acara Pertemuan Tahunan ICD Region Indonesia yang digelar di Kuta, Bali. Dengan diraihnya gelar tersebut, drg. Hanif resmi menjadi satu-satunya dokter gigi dari Pulau Sumbawa yang mendapatkan pengakuan internasional tersebut.

iklan

Selain aktif memberikan pelayanan medis di RSUD Asy-Syifa’, drg. Hanif juga rutin mengikuti seminar nasional maupun internasional, serta terlibat dalam berbagai program pengabdian masyarakat. Dedikasi dan komitmennya dalam pengembangan ilmu kedokteran gigi serta pendidikan tenaga medis muda turut menjadi pertimbangan penting dalam penganugerahan gelar Fellow ICD.

Plt. Direktur RSUD Asy-Syifa’, Andy Suhaeri, S.ST, MM.Inov, menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini.

“Penghargaan ini bukti bahwa tenaga kesehatan di daerah juga mampu bersaing dan diakui di tingkat global. Kami bangga memiliki dokter seperti drg. Hanif, dan ini akan memotivasi seluruh SDM kesehatan di Sumbawa Barat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya, (17/9/2025).

Penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi drg. Hanif, tetapi juga mengharumkan nama RSUD Asy-Syifa’ dan Kabupaten Sumbawa Barat di kancah internasional.

Pihak rumah sakit menegaskan akan terus mendukung pengembangan SDM, inovasi pelayanan, dan penguatan komitmen dalam mewujudkan layanan kesehatan yang prima, profesional, serta berdaya saing.

Dengan semangat “RSUD Asy-Syifa’: Siap Terus Maju dan Selalu Hadir untuk Masyarakat”, prestasi emas internasional ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh tenaga medis di Bumi Pariri Lema Bariri. (02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *