Umum

Dari Yogyakarta, NTB Siapkan Taman Budaya sebagai Ruang Tumbuh Seni dan Tradisi

6
×

Dari Yogyakarta, NTB Siapkan Taman Budaya sebagai Ruang Tumbuh Seni dan Tradisi

Sebarkan artikel ini

YOGYAKARTA, Bintangtv.id — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) membawa semangat baru dalam pengembangan ekosistem seni dan budaya setelah mengikuti Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia ke-25 di Yogyakarta, 28 September 2026.

 

iklan

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut bersama Kepala Dinas Kebudayaan NTB, Muhamad Ihwan. Kehadiran Gubernur NTB menjadi bagian dari upaya memperkuat perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan ruang seni dan kebudayaan.

 

Dari forum tersebut, NTB melihat pentingnya membangun Taman Budaya bukan sekadar sebagai tempat penyelenggaraan pertunjukan, tetapi sebagai ruang yang mampu menghidupkan ekosistem seni secara berkelanjutan.

 

Pengalaman Yogyakarta menjadi salah satu sumber inspirasi bagi NTB dalam mengembangkan Taman Budaya agar lebih aktif menjadi ruang perjumpaan para pelaku seni lintas generasi.

 

Ke depan, Taman Budaya NTB diarahkan menjadi ruang bagi para maestro untuk mewariskan pengetahuan dan pengalaman kepada generasi muda. Di saat yang sama, anak-anak muda diharapkan memiliki ruang untuk belajar, berkarya, berekspresi, serta mengembangkan kreativitasnya.

 

Pengembangan tersebut juga diharapkan mampu memberikan ruang yang lebih luas bagi kekayaan budaya Sasak, Samawa, dan Mbojo untuk terus tumbuh dan berkembang.

 

Taman Budaya NTB diharapkan tidak hanya menjadi tempat pertunjukan, tetapi juga menjadi ruang pendidikan budaya, pertukaran gagasan, pengembangan kreativitas, sekaligus wadah memperkuat identitas budaya daerah.

 

Semangat yang dibawa dari Yogyakarta tersebut menjadi bagian dari langkah NTB untuk membangun ekosistem seni yang hidup dan berkelanjutan.

 

Dengan dukungan pemerintah, seniman, budayawan, komunitas, generasi muda, dan masyarakat, Taman Budaya NTB diharapkan dapat tumbuh menjadi salah satu pusat aktivitas seni dan pelestarian budaya di daerah. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *