Parlemen

DPRD Dorong KEK Samota Jadi Penggerak Investasi dan Ekonomi Sumbawa

8
×

DPRD Dorong KEK Samota Jadi Penggerak Investasi dan Ekonomi Sumbawa

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, Bintangtv.id — Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., mendorong agar penjajakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Samota terus diperkuat sebagai langkah strategis membuka peluang investasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan Berlian Rayes yang hadir bersama Waka 3 Zulfikar Demitry, saat mendampingi Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dalam audiensi bersama Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kantor Sekretariat Dewan Nasional KEK, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

iklan

Menurut Berlian, penjajakan KEK Samota merupakan langkah penting untuk mengoptimalkan potensi besar yang dimiliki Sumbawa. Kawasan Samota tidak hanya memiliki peluang pengembangan sektor pariwisata, tetapi juga dapat diarahkan untuk mendukung berbagai sektor ekonomi lainnya.

“KEK Samota memiliki potensi yang besar. Karena itu, kita perlu melihat kawasan ini secara lebih luas, tidak hanya dari sisi pariwisata, tetapi juga industri, pengolahan, ekspor, logistik, ekonomi kreatif dan sektor lainnya,” ujar Berlian.

Ia menilai, pengembangan KEK harus dirancang dengan konsep yang mampu memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran investasi diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan nilai tambah potensi lokal.

Berlian mengatakan, DPRD Sumbawa akan terus memberikan dukungan terhadap langkah pemerintah daerah dalam menjajaki pengembangan KEK Samota. Namun, setiap tahapan perlu dilakukan secara matang dengan memperhatikan potensi, kebutuhan daerah dan kepentingan masyarakat.

Menurutnya, penguatan koordinasi dengan Dewan Nasional KEK menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran mengenai tahapan, persyaratan dan arah pengembangan kawasan.

“Kita ingin pengembangan KEK Samota benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Sumbawa. Jangan hanya berbicara soal investasi, tetapi harus ada dampak terhadap lapangan kerja, peningkatan ekonomi masyarakat dan penguatan potensi daerah,” tegasnya.

Berlian juga melihat KEK Samota dapat menjadi ruang untuk mengintegrasikan sejumlah sektor potensial Sumbawa. Pariwisata dapat dikembangkan berdampingan dengan industri pengolahan, perdagangan, logistik, ekonomi kreatif hingga sektor-sektor pendukung lainnya.

Dengan konsep pengembangan yang terintegrasi, kata dia, potensi lokal dapat diolah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru sehingga manfaat pembangunan tidak hanya terkonsentrasi pada kawasan tertentu.

Audiensi bersama Dewan Nasional KEK tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Pemkab Sumbawa dan DPRD untuk memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat terkait rencana pengembangan KEK Samota.

Berlian menegaskan, DPRD akan terus mengawal proses tersebut agar setiap kebijakan dan langkah pengembangan kawasan tetap berpihak pada kepentingan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Harapan kita, penjajakan ini bisa terus berlanjut dan menghasilkan konsep yang konkret. KEK Samota harus mampu menjadi salah satu instrumen untuk membuka investasi, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumbawa,” pungkasnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *