Headline

BPBD: Banjir Landa Kota Mataram, Ratusan Warga Terdampak

269
×

BPBD: Banjir Landa Kota Mataram, Ratusan Warga Terdampak

Sebarkan artikel ini

Mataram, Bintangtv.id– Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Mataram dan sekitarnya pada Minggu sore (06/07/2025) menyebabkan banjir di sejumlah kelurahan.

 

iklan

Bencana ini terjadi sekitar pukul 16.00 WITA setelah hujan berintensitas sedang hingga lebat turun sejak pukul 14.00 WITA, disertai petir dan angin kencang.

 

Akibat intensitas hujan tinggi, debit air sungai meluap hingga merendam permukiman warga di beberapa wilayah Kota Mataram, antara lain di Kecamatan Sandubaya, Mataram, dan Cakranegara. Kelurahan yang terdampak meliputi Swete, Bertais, Kekalik Gerisak, Pagutan Permai, Majeluk, dan Gomong. Pendataan terus dilakukan di lokasi-lokasi terdampak.

Ir. H. Ahmadi, Kepala BPBD Provinsi NTB, menjelaskan, laporan Pusdalops-PB BPBD Provinsi NTB menyebutkan bahwa sebanyak 92 kepala keluarga di BTN Riverside telah terdampak. Sementara jumlah keseluruhan korban masih dalam proses pendataan.

 

“Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan kerusakan lain seperti robohnya tembok keliling TPST Sandubaya ke arah jalan raya, tumbangnya pohon di depan Kantor Inspektorat Dasan Agung, serta terseretnya satu unit mobil oleh arus banjir,” katanya.

 

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Provinsi NTB, BPBD Kota Mataram, TNI/Polri, Basarnas, relawan, dan aparat kecamatan serta kelurahan telah dikerahkan ke lokasi kejadian.

 

“Mereka melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak, assessment kerusakan, serta penyebaran informasi kepada masyarakat. Upaya koordinasi dengan stakeholder terkait juga terus dilakukan,” ungkapnya.

 

Hingga laporan ini disampaikan pada pukul 19.22 WITA, air masih menggenangi permukiman meskipun hujan telah reda. Namun demikian, proses evakuasi dan penanganan dampak banjir terus dilakukan.

 

Adapun kebutuhan mendesak di lapangan meliputi makanan siap saji, air mineral, terpal, sarana penerangan, serta proses evakuasi lanjutan. Kendala yang dihadapi di antaranya adalah akses bantuan yang terganggu oleh genangan air, listrik padam, serta terbatasnya jarak pandang akibat malam hari.

 

BPBD Provinsi NTB menghimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Warga juga diimbau tidak membuang sampah di saluran air serta menjaga kebersihan drainase untuk mencegah terulangnya banjir akibat saluran tersumbat. (04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *