Politik pemerintahan

Sumbawa Jadi Pusat Ketahanan Pangan: Bupati Ikut Groundbreaking Gudang Polri dan Panen Raya Jagung Kuartal II

127
×

Sumbawa Jadi Pusat Ketahanan Pangan: Bupati Ikut Groundbreaking Gudang Polri dan Panen Raya Jagung Kuartal II

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id— Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan perannya sebagai lumbung pangan nasional dengan dua agenda penting yang digelar di Kecamatan Moyo Utara: Groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri T.654 berkapasitas 1.000 ton (3 unit) serta Panen Raya Jagung Kuartal II tahun 2025.

Acara yang dipusatkan di Desa Muyo dan Dusun Ai Bari Desa Kukin ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Gubernur NTB, Kapolda NTB Irjen. Pol. Hadi Gunawan beserta jajaran, Ketua DPRD Provinsi NTB, pimpinan Bulog Kanwil NTB, Forkopimda Kabupaten Sumbawa, serta para petani dan pelaku usaha sektor pertanian. Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto, turut menyapa para peserta secara virtual.

iklan

Dalam sambutannya, Kapolda NTB Irjen. Pol. Hadi Gunawan menyampaikan bahwa produksi jagung di NTB sangat melimpah, mencapai 1.778.660 ton per panen. Namun, kapasitas tampung Bulog saat ini hanya 578.780 ton. “Masih ada sekitar 1,2 juta ton jagung yang belum memiliki tempat penyimpanan yang memadai. Kami bersyukur Bapak Presiden telah mengambil langkah strategis untuk membangun tiga gudang jagung berkapasitas total 3.000 ton yang kami harapkan bisa dimanfaatkan dalam waktu 120 hari ke depan,” ujarnya.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden dan Menteri Pertanian atas dukungan terhadap program ekspor jagung dari NTB. “Untuk kuartal kedua ini, produksi jagung Kabupaten Sumbawa mencapai 267.000 ton dari luas panen 60.000 hektare. Kami akan mengekspor 6.000 ton jagung pada 17 Juni 2025 dari total kuota 20.000 ton. Ini akan terus meningkat hingga akhir tahun,” jelasnya.

Bupati Jarot juga menyebut bahwa produksi jagung dan padi di NTB masing-masing mencapai 1,7 juta ton dan 1,6 juta ton, namun persoalan klasik tetap menghantui yakni keterbatasan gudang penyimpanan. “Kami telah menyiapkan lahan di sekitar Pelabuhan Badas untuk pembangunan gudang tambahan dan berterima kasih atas bantuan 500 unit mesin pertanian dari Kementerian Pertanian,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi atas groundbreaking pembangunan gudang ketahanan pangan Polri yang akan dibangun di tiga titik strategis di Kabupaten Sumbawa, yakni Polsek Moyo Utara, Polsek Lape, dan Polsek Tarano. “Pembangunan gudang ini adalah langkah penting untuk menjamin stabilitas pasokan pangan kita ke depan agar distribusinya menjadi lebih efisien dan merata,” pungkasnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, kerja sama lintas sektor ini diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi dan kesejahteraan petani di Nusa Tenggara Barat secara berkelanjutan. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *