Politik pemerintahan

Pemkab Sumbawa Perkuat Gerakan Sumbawa Hijau Lestari, Ribuan Pohon Ditanam dan Satgas Hutan Diperkuat

19
×

Pemkab Sumbawa Perkuat Gerakan Sumbawa Hijau Lestari, Ribuan Pohon Ditanam dan Satgas Hutan Diperkuat

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat upaya pelestarian lingkungan melalui program Sumbawa Hijau Lestari. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Strategis Satgas Perlindungan dan Pengamanan Hutan yang dipimpin Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (13/5/2026).

 

iklan

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Kapolres Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, camat, KPH, hingga anggota Satgas Perlindungan dan Pengamanan Hutan.

 

Dalam arahannya, Bupati Jarot menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh menjaga kelestarian hutan melalui penguatan pengawasan, rehabilitasi lahan kritis, hingga pelibatan masyarakat dalam gerakan penghijauan.

 

Menurutnya, program Sumbawa Hijau Lestari kini mulai mendapat perhatian luas karena dinilai serius dalam membangun gerakan pelestarian lingkungan berbasis kolaborasi lintas sektor.

 

“Gerakan ini bukan sekadar program seremonial, tetapi langkah nyata menyelamatkan masa depan hutan Sumbawa. Pemerintah daerah akan terus memperkuat satgas dan mendukung penuh upaya perlindungan kawasan hutan,” ujar Bupati Jarot.

 

Pemkab Sumbawa melalui program penghijauan telah melaksanakan 11 putaran kegiatan penanaman pohon melalui Safari Sumbawa Menanam, Gerakan 1 Siswa 1 Pohon, serta penanaman di kawasan konservasi.

 

Dari program tersebut, lebih dari 35 ribu pohon telah ditanam di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa. Selain itu, pemerintah daerah juga telah mendistribusikan sebanyak 264.645 bibit tanaman ke 24 kecamatan.

 

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya, ST., MM menjelaskan bahwa langkah penghijauan menjadi penting mengingat kondisi lahan kritis di Kabupaten Sumbawa masih cukup besar.

 

Berdasarkan data yang dipaparkan, dari total luas wilayah sekitar 665 ribu hektar, terdapat 45.054 hektar lahan sangat kritis, 113.564 hektar lahan kritis, dan 148.947 hektar lahan potensial kritis.

 

Karena itu, pemerintah daerah tidak hanya fokus pada penanaman pohon, tetapi juga memperkuat sistem pengawasan kawasan hutan melalui patroli terpadu bersama TNI-Polri dan KPH, monitoring kawasan hutan secara real-time, serta penegakan hukum terhadap pelaku illegal logging.

 

Selain itu, Pemkab Sumbawa juga mempertegas kebijakan melalui Surat Edaran Bupati terkait larangan penanaman jagung dan penggunaan alat berat di kawasan hutan tanpa izin resmi.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jarot turut memperkenalkan konsep “ATM Sengon”, yakni pola penanaman pohon sengon sebagai investasi jangka panjang bagi masyarakat sekaligus mendukung rehabilitasi hutan.

 

Menurutnya, menanam pohon tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di masa depan.

 

“Menanam pohon bukan hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga tentang masa depan ekonomi masyarakat. Sengon bisa menjadi tabungan hidup masyarakat kita,” pungkasnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *