Politik pemerintahan

Pemkab Sumbawa Distribusikan Ambulans Medan Berat untuk Ropang dan Orong Telu, Jawab Tantangan Layanan Kesehatan di Daerah Terpencil

266
×

Pemkab Sumbawa Distribusikan Ambulans Medan Berat untuk Ropang dan Orong Telu, Jawab Tantangan Layanan Kesehatan di Daerah Terpencil

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan kesehatan hingga ke pelosok daerah. Bertempat di Halaman Kantor Bupati Sumbawa pada Jumat (20/6/2025), Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP secara resmi menyerahkan dua unit ambulans medan berat kepada UPT Puskesmas Kecamatan Ropang dan Kecamatan Orong Telu.

 

iklan

Ambulans yang diserahkan merupakan tipe dengan sistem penggerak empat roda (4×4), dirancang untuk menjangkau wilayah dengan kondisi jalan berat seperti rusak, berlumpur, dan berbukit. Kecamatan Ropang dan Orong Telu dikenal memiliki medan yang sulit, sehingga keberadaan ambulans ini diharapkan dapat meningkatkan akses dan kecepatan layanan kegawatdaruratan bagi masyarakat setempat.

 

Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Jarot dan disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Junaedi, S.Si., Apt., M.Si, serta para Camat dari Ropang dan Orong Telu. Hadir pula sejumlah pejabat lingkup Setda Kabupaten Sumbawa, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Administrasi Umum, Staf Ahli, Kasat Pol PP, Sekretaris Dinas Kominfotik, para Kabag, dan sejumlah ASN lainnya.

 

Dua unit ambulans ini merupakan bagian dari pengadaan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025 dengan total nilai anggaran sebesar Rp1,6 miliar. Selain itu, Pemkab Sumbawa juga merencanakan pengadaan tiga unit ambulans tambahan melalui Dana Alokasi Umum (DAU), yang kini dalam tahap penyusunan dokumen.

 

“Total ada lima unit ambulans yang akan kita distribusikan tahun ini, khusus untuk wilayah-wilayah dengan medan ekstrem. Kita ingin memastikan bahwa semua warga, di mana pun berada, tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai,” ujar Bupati Jarot dalam sambutannya.

 

Di sisi lain, Bupati juga menyoroti tantangan besar dalam pembangunan infrastruktur jalan, terutama di wilayah selatan dan pegunungan Sumbawa. Ia menyebutkan kondisi beberapa ruas jalan seperti Batudulang – Punik, Tepal – Tangkampulit, dan Tangkampulit – Baturotok yang saat ini sangat rusak. Beberapa ruas seperti Baturotok – Bao Desa dan Kelawis menjadi berlumpur dan sulit dilalui, bahkan aspal pada ruas Kelawis – Sebeok pun telah hilang.

 

“Warga di desa-desa terpencil seperti Batulanteh dan Orong Telu bahkan hanya bisa berbelanja kebutuhan pokok sekali dalam enam bulan karena akses jalan yang sangat terbatas,” tambahnya.

 

Bupati Jarot memperkirakan diperlukan anggaran sekitar Rp380 miliar untuk membenahi seluruh ruas jalan lingkar selatan Sumbawa. Ia menegaskan bahwa meskipun ini merupakan tantangan besar, perbaikan jalan tetap menjadi prioritas yang akan diperjuangkan secara bertahap.

 

Dengan hadirnya ambulans medan berat ini, Pemkab Sumbawa berharap kualitas layanan kesehatan di wilayah terpencil semakin meningkat, meski pekerjaan besar untuk membangun akses jalan yang layak masih terus menjadi perhatian bersama. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *