Sumbawa, Bintangtv.id – Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat M Panggabean, hadir di Sumbawa, NTB, dalam rangka Koordinasi dan Peninjauan Sapi Kurba dengan tujuan Kabodetabek, di Satuan Pelayanan Karantina Pelabuhan Badas, Selasa (06/05/2025).
Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat Manaor Panggabean, menyampaikan apresiasi dan komitmen kuat dalam meningkatkan pengawasan lalu lintas komoditas pertanian dan perikanan dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya dari Pulau Sumbawa.
Dalam sambutannya, Sahat menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sumbawa dan seluruh instansi terkait atas kerja sama dan sinergi yang telah terjalin dalam memastikan kesehatan, keamanan ternak, serta pencegahan penyebaran penyakit melalui pengawasan yang ketat terhadap lalu lintas komoditas pertanian dan perikanan.
Ia menyoroti peningkatan signifikan lalu lintas ternak sapi menjelang Idul Adha 2025. Hingga 3 Mei, sebanyak 22.989 ekor sapi telah dikirim dari NTB, khususnya dari Pulau Sumbawa, ke wilayah Jabodetabek dan Sumatera. Selain itu, sebanyak 355 ekor kerbau potong dikirim ke Jeneponto, Jabodetabek, dan Makassar, serta 277 ekor kuda ke Jeneponto pada April 2025.
Sahat juga menyoroti peran strategis NTB sebagai salah satu produsen jagung terbesar nasional. Jagung dari NTB tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga diekspor ke luar negeri. Pada tahun 2023, tercatat 700.043 ton jagung dikirim dari Pulau Sumbawa ke berbagai wilayah termasuk Jawa, Sumatera, Kalimantan, NTT, dan Filipina. Sementara pada tahun 2024, jumlahnya mencapai 463.109 ton.
Kualitas layanan dijamin melalui penerapan sistem manajemen terintegrasi berbasis standar nasional dan internasional, yakni SNI:ISO 9001:2015, ISO 37001:2016, ISO 45001:2018, serta ISO 17020:2012. Laboratorium Satpel juga telah terakreditasi ISO 17025 dengan ruang lingkup pengujian penyakit hewan seperti brucellosis dan trypanosoma.
Sahat menegaskan bahwa Badan Karantina Indonesia terus berupaya meningkatkan pelayanan dengan layanan digital yang dapat ditelusuri dengan sistem Best Trust System. “Kami terus meningkatkan sumber daya dan fasilitas demi pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa karantina,” pungkasnya.
Acara dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, para pejabat perangkat daerah dan instansi vertikal, General Manager PT. Pelabuhan Badas Pelindo, Kepala Bandara Sumbawa Besar, Kapolsek Labuhan Badas serta pengguna jasa. (01)












