Sumbawa, Bintangtv.id- Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah mengajukan permohonan penambahan kuota LPG 3 kilogram sebanyak 2,2 juta tabung kepada Pertamina Pusat.
Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan gas subsidi bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku UMKM, terutama selama hari-hari besar keagamaan sepanjang tahun 2025.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Sumbawa, Khairuddin, SE, Kamis (9/01/2025) mengungkapkan bahwa permohonan tambahan kuota ini sebesar 30,5 persen dari alokasi tahun sebelumnya.
“Kami telah mengajukan permintaan tambahan sebanyak 2.202.667 tabung, sehingga total kuota yang diharapkan untuk tahun 2025 menjadi 6.249.333 tabung,” jelasnya.
Khairuddin menambahkan, kebutuhan LPG 3 kg cenderung meningkat, terutama pada hari-hari besar keagamaan seperti bulan Ramadan.
Saat ini, distribusi LPG di Kabupaten Sumbawa dilakukan melalui 650 pangkalan yang tersebar di 24 kecamatan, dengan jadwal distribusi seminggu sekali. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah-langkah strategis, termasuk pengajuan tambahan kuota ini.
“Kami berharap permohonan tambahan kuota ini disetujui oleh Pertamina Pusat. Secara teknis, dua Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) yang ada di Kabupaten Sumbawa, beserta armadanya, siap untuk mendukung peningkatan produksi dan distribusi,” tambahnya.
Sebelumnya, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa telah mengadakan rapat dengan pihak terkait untuk membahas permasalahan kelangkaan dan harga LPG 3 kg yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).
Dalam rapat tersebut, disepakati perlunya penguatan sistem pengawasan distribusi dan penetapan HET yang lebih sesuai dengan kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat Sumbawa.
Dengan adanya tambahan kuota ini, diharapkan distribusi LPG 3 kg di Kabupaten Sumbawa dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat kurang mampu dan pelaku UMKM dapat memenuhi kebutuhan energi mereka dengan mudah dan terjangkau. (01)












