Headline

Banjir Parah Rendam Desa Karang Dima: Kantor Desa, Rumah Makan, dan Puluhan Rumah Warga Terdampak

480
×

Banjir Parah Rendam Desa Karang Dima: Kantor Desa, Rumah Makan, dan Puluhan Rumah Warga Terdampak

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Banjir parah yang melanda Desa Karang Dima, Kecamatan Badas. Hujan deras yang mengguyur sejak pukul 17.00 WITA hingga malam hari mengakibatkan jalan utama terendam air setinggi satu meter, menghentikan aktivitas warga secara total.

 

iklan

Selain jalan raya, banjir juga merendam Kantor Desa Karang Dima, sejumlah rumah makan, dan 21 rumah warga yang tersebar di sepanjang jalan raya. Genangan air hingga setinggi 40 cm membuat banyak kendaraan terjebak, sementara sebagian besar pengendara terpaksa memutar balik atau menunggu air surut.

 

“Air mulai naik sekitar pukul 18.00 WITA, dan hingga saat ini belum ada tanda-tanda surut,” ungkap salah seorang warga setempat.

 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbawa, bersama tim gabungan TNI dan Polri, turun ke lokasi untuk memantau situasi dan membantu evakuasi kendaraan serta warga terdampak. Namun, tingginya genangan air menyulitkan akses ke beberapa lokasi terdampak.

 

Kepala BPBD Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, melalui Kabid II Rusdianto AR, menyampaikan imbauan kepada warga agar tetap waspada dan tidak memaksakan diri melintasi jalan yang terendam demi keselamatan bersama.

 

“Kami meminta masyarakat bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujarnya.

Banjir yang terjadi di Dusun Sumer Payung, Desa Karang Dima, mengakibatkan kemacetan panjang di sekitar Simpang Karaci. Sebanyak 84 jiwa dari 21 kepala keluarga (KK) terdampak banjir, dengan rincian:

  • RT 02/RW 06: 25 jiwa (7 KK)
  • RT 01/RW 06: 47 jiwa (10 KK)
  • RT 03/RW 06: 12 jiwa (4 KK)

Dengan curah hujan yang masih tinggi, BPBD meminta warga tetap siaga menghadapi potensi banjir susulan. Bencana ini menjadi pengingat akan pentingnya upaya mitigasi bencana, terutama di kawasan rawan banjir seperti Simpang Karaci.

 

Langkah antisipasi dan kerja sama berbagai pihak sangat diperlukan untuk mengatasi dampak banjir dan mengurangi risiko di masa mendatang. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *