Politik pemerintahan

Wabup Hj. Novi Buka Konferensi PGRI XXIII Kabupaten Sumbawa: Kukuhkan Peran Guru Sebagai Pahlawan Bangsa

349
×

Wabup Hj. Novi Buka Konferensi PGRI XXIII Kabupaten Sumbawa: Kukuhkan Peran Guru Sebagai Pahlawan Bangsa

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd., secara resmi membuka Konferensi Kabupaten PGRI Masa Bhakti XXIII (2024-2029) yang berlangsung di Gedung Dea Guru PGRI Kabupaten Sumbawa, Minggu (8/12). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus PGRI Sumbawa, termasuk Ketua LKDH PGRI, YPLP PGRI, APKS PGRI, Ketua Perempuan PGRI, para kepala sekolah, serta Ketua Cabang dan Ketua Ranting PGRI se-Kabupaten Sumbawa.

 

iklan

Dalam laporannya, Wakil Ketua Unit Kerja Dikbud Sumbawa, Juna Idaman, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa tema konferensi kali ini adalah “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas yang Mandiri, Dihormati, dan Disegani.” PGRI Kabupaten Sumbawa memiliki anggota sebanyak 5.550 orang yang tersebar di 23 cabang dan 164 ranting, dengan 540 orang memiliki hak memilih dalam konferensi ini.

 

Wakil Bupati Hj. Novi dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran PGRI dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sumbawa. Ia berharap kepemimpinan baru dalam PGRI mampu mengakomodasi aspirasi anggota dan melanjutkan program yang berdampak nyata. “Guru adalah ujung tombak dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing,” ujarnya.

 

Ia juga menyampaikan dukungannya terhadap kebijakan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang baru-baru ini mengumumkan kenaikan penghasilan guru. Kebijakan ini, menurutnya, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan guru sekaligus memotivasi peningkatan kualitas pembelajaran.

 

Selain memberikan apresiasi kepada pengurus PGRI periode sebelumnya, Hj. Novi mendorong pengurus yang akan terpilih untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan. Ia memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan menjadikan kesejahteraan guru sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah, melalui program peningkatan profesionalisme dan penyediaan fasilitas pendukung.

 

Konferensi ini menjadi momen penting untuk memperkuat peran guru sebagai pahlawan bangsa yang membentuk generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *