Sumbawa, Bintangtv.id — Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany S.Pd., M.Pd., dan Ir. Talifuddin M.Si. (Novi-Talif), mengemukakan strategi mereka untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Sumbawa.
Dalam Debat Publik Pilkada Sumbawa yang digelar KPU Kabupaten Sumbawa di La Grande Grand Sumbawa Hotel, Kamis (31/10), pasangan nomor urut 1 ini menyampaikan rencana pengembangan tiga sektor utama: pertanian, peternakan, dan perikanan. Fokus pada tiga sektor ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata, mengingat sebagian besar masyarakat Sumbawa bekerja di bidang tersebut dan masih berada di bawah garis kemiskinan.
Untuk sektor pertanian, Novi-Talif berkomitmen mengadakan 100 sumur bor guna meningkatkan produktivitas lahan. Sumur bor ini memungkinkan petani untuk panen hingga tiga kali setahun, yang akan mendongkrak pendapatan mereka secara signifikan.
“Kami ingin memastikan bahwa petani Sumbawa dapat memaksimalkan hasil pertanian mereka dengan dukungan fasilitas air yang memadai,” ujar Talifuddin.
Di sektor peternakan, pasangan ini berencana menerapkan metode pemeliharaan ternak yang lebih baik. Dengan peningkatan kualitas dan jumlah ternak, peternak diharapkan dapat memenuhi standar pasar dan memperoleh keuntungan yang lebih tinggi.
Peningkatan ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan peternak, tetapi juga memperkuat posisi Sumbawa sebagai produsen ternak berkualitas.
Sementara di sektor perikanan, potensi budidaya lobster di Kecamatan Labangka menjadi perhatian khusus. Dengan pangsa pasar yang luas, termasuk peluang ekspor, budidaya lobster diharapkan menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi masyarakat nelayan.
Selain pengembangan sektor ekonomi utama, Novi-Talif juga merencanakan program pelatihan bagi petani, peternak, dan nelayan agar mereka dapat menguasai teknik-teknik modern. Hal ini akan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam praktik yang ramah lingkungan dan manajemen usaha yang efisien.
Komitmen pasangan ini terhadap pengembangan infrastruktur juga mencakup pembangunan jalan dan fasilitas pendukung di daerah pertanian dan perikanan.
Peningkatan akses jalan diharapkan dapat memperlancar distribusi produk, menurunkan biaya transportasi, dan meningkatkan daya saing produk lokal. Dengan strategi ini, Novi-Talif yakin dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan memperbaiki taraf hidup masyarakat Sumbawa secara berkelanjutan. (01)












